Pernahkah Anda mendengar sistem pneumatik? Sistem pneumatik adalah sebuah sistem yang bisa digerakkan dengan tenaga penggerak. Tenaga penggerak yang digunakan adalah udara. Biasanya sistem ini digunakan pada rem, pelepas atau penarik roda pesawat terbang serta beberapa mesin industri.

sistem pneumatik adalah
Pneumatik Sistem

Karena mesin ini bergerak menggunakan tenaga penggerak udara, maka cara kerja mesin ini adalah tekanan udara menggerakkan sebuah silinder kerja yang kemudian mengubahnya menjadi tenaga mekanik. Sayangnya untuk mesin-mesin industri, tenaga mekanik ini menjadi sangat kecil dan kurang.

Baca Juga : Apa Itu Hidrolik

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Pneumatik Adalah

Oleh karena pada mesin-mesin industri yang membutuhkan tenaga kuat dan besar, sistem pneumatik tidak digunakan. Dan hanya mesin-mesin yang bertenaga ringan saja yang menggunakannya. Berikut beberapa kelebihan dan kekurangan dari sistem pneumatik ini.

Kelebihan Sistem Pneumatik

sistem pneumatik adalah
Eco-Friendly

Sistem ini memiliki kelebihan ramah lingkungan, mengapa? Karena apabila terjadi kebocoran pada pipa, udara yang dikeluarkan sistem ini sangatlah bersih. Selain itu, karena menggunakan udara sebagai tenaga penggerak, maka jumlah udara yang dibutuhkan dalam sistem ini tidak terbatas.

Kelebihan lain dari sistem pneumatik adalah lebih cepat dan sangat responsif, jika dibanding sistem lain pada umumnya. Hal lain yang juga disukai banyak kalangan yang menggunakan sistem ini adalah karena sistem ini memiliki harga yang murah untuk membuatnya.

Kekurangan Sistem Pneumatik

Ada kelebihan pasti ada kekurangan, sebagaimana yang telah disebutkan di atas, sistem ini memiliki kelemahan atau kekurangan yaitu daya mekanik yang dihasilkan kecil. Selain itu, mesin ini membutuhkan perawatan yang ekstra karena udara biasanya membawa banyak partikel kotor dan jika mengandung air, tentu gesekan yang terjadi antara udara dengan air akan mempercepat kerusakan pada silinder.

baca juga : Cara Memprogram Mesin CNC

Besaran dan Satuan Sistem Pneumatik Adalah

Adapun besaran dan satuan yang digunakan pada alat ukur pneumatik adalah terbagi ke dalam 2 bagian yaitu besaran pokok dan besaran turunan. Oleh karenanya satuan yang digunakannya pun ada satuan pokok dan satuan turunan. Berikut rincian dari besaran dan satuan sistem pneumatik ini.

Besaran Pokok dan Satuan Pokok

Untuk besaran pokok dan satuan pokok pada sistem pneumatik adalah panjang dengan satuan meter, massa => kilogram, waktu => sekon, kuat arus => ampere, temperatur => kelvin, jumlah zat => mole, intensitas cahaya => candela.

Besaran Turunan dan Satuan Turunan

Sedangkan untuk besaran turunan dengan satuan turunannya adalah gaya => newton, luas => meter persegi, volume => meter per kubik, volume aliran => meter kubik per detik, tekanan => pascal.

Salah Satu Komponen Sistem Pneumatik yang Punya Peranan Besar

Katup pneumatik adalah salah satu dari komponen pada rangkaian sistem pneumatik yang bertugas mengontrol laju, tekanan dan jumlah udara saat melalui sistem. Katup ini punya peranan besar dalam sistem pneumatik karena memiliki dua konteks.

Konteks Pertama

Berarti katup pneumatik merupakan sebuah perangkat yang bertugas untuk memodulasi aliran udara di dalam sistem. Katup ini juga secara otomatis akan mengatur dan mengendalikan udara yang masuk ke dalam pipa. Namun, selain bergerak secara otomatis, katup ini juga dapat bergerak secara manual. Jadi, fungsi katup pada sistem pneumatik adalah sebagai kontroler pada sistem.

Konteks Kedua

Pada konteks ini, udara yang digunakan adalah sebagai mekanisme kontrol pada katup, sedangkan media yang mengalir pada katup justru sesuatu yang bukan udara. Seperti misalnya minyak, air, atau cairan lain. Dalam konteks ini, katup berguna untuk menyiapkan kontrol aliran pada sebuah katup, tetapi bahan yang dikendalikan bukanlah udara.

Dalam sistem ini udara hanya bertugas sebagai media kontrol dan katup ini justru digerakkan oleh sistem pneumatik. Jadi, bisa disimpulkan bahwa katup kontek kedua merupakan kebalikan dari konteks pertama, dimana bahan lain selain udara yang dikendalikan dengan udara sebagai kontrolernya.

Demikian penjelasan singkat tentang sistem pneumatik, yang jika disimpulkan sistem pneumatik adalah sistem dengan tenaga penggerak yang menghasilkan tenaga mekanik kecil dengan katup sebagai salah satu komponennya.