- Pengertian Mikrometer Sekrup
- Prinsip Kerja Mikrometer Sekrup
- Komponen Tambahan Apa Saja yang Ada Pada Apa Itu Mikrometer Sekrup
- Jenis Jenis Mikrometer Sekrup dan Fungsinya
- Mikrometer Sekrup Luar (Outside Micrometer)
- Mikrometer Sekrup Dalam ( Inside Micrometer )
- Depth Micrometer atau Mikrometer Kedalaman
- Mikrometer Sekrup Khusus
- Jenis Universal Micrometer ( mikrometer umum )
- Screw Thread Micrometer or Pitch Diameter Micrometer
- Micrometer Limit
- Bench Micrometer ( mikrometer bengkel )
- Bagian Bagian Mikrometer Sekrup ( Parts of Micrometer )
- Kepala Pengukur (Measuring Head) atau Unit Mikrometer (Micrometer Unit)
- Tongkat Perpanjangan (Extension Rods)
- Cincin Spasi (Spacing Collars)
- Pegangan ( Handle )
- Thimble
- Sleeve
- Anvil
- Ratchet Knob
- Cara Menggunakan Mikrometer Sekrup
- Hal-hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Pada Mikrometer Sekrup
Apa Itu Mikrometer Sekrup itu lah yang jadi pertanyaan sebagian pelajar. Apa kamu sudah pernah mendengar tentang mikrometer sebelumnya? Mengetahui komponen-komponennya? Kalau belum terbiasa, dan masih newbie, no worries! Karena nanti kita akan membahasnya bersama dengan rinci.

Pengertian Mikrometer Sekrup
Pengertian mikrometer sekrup adalah sebuah instrumen presisi, menjadi andalan dalam mengukur dimensi suatu objek dengan keakuratan yang luar biasa, khususnya dalam hal ketebalan atau panjang. Alat ini mengandalkan prinsip mekanisme sekrup guna menghasilkan pembacaan yang sangat tepat. Di dalam mikrometer sekrup ini, hadir spindle (sekrup) yang dapat dioperasikan dengan gesit serta anvil (datar atau berbentuk silinder) yang berfungsi sebagai titik acuan pengukuran.
Prinsip kerja pada pengertian mikrometer sekrup dilakukan dengan memutar spindle hingga anvil dan objek yang hendak diukur terjepit secara sempurna. Hasil pengukuran yang terbaca selanjutnya didapat dari skala atau vernier yang terletak di perangkat ini. Umumnya, mikrometer sekrup memiliki resolusi yang tinggi, memampukan hasil pengukuran dalam pecahan kecil dari unit pengukuran yang digunakan (seperti milimeter atau inci).
Mikrometer sekrup kerap kali digunakan dalam beragam aplikasi yang mengharapkan pengukuran presisi, termasuk di dalamnya manufaktur, industri, laboratorium, dan bidang teknis lainnya.
Disebut sebagai mikrometer sekrup sebab satuan ukurnya yaitu millimeter (mm), dan alat ini digunakan dengan teknik diputar seperti sekrup. Dalam buku Dasar- Dasar Fisika Universitas (1994) karya Marcello Alonso dan Edward J Finn, disebutkan bahwa Apa Itu Mikrometer Sekrup merupakan alat pengukur guna memastikan panjang maupun ketebalan suatu benda, kedalaman celah lubang, serta buat mengukur diameter suatu lubang dengan akurasi sampai 0,005 mm. Tingkat akurasi sebesar 0,005 mm ini berarti mikrometer sekrup sanggup mengukur benda yang sangat tipis dengan presisi sampai 0,005 mm.
Prinsip Kerja Mikrometer Sekrup
Mikrometer sekrup bekerja dengan menggunakan gerakan putaran ulir dalam satuan panjang. Dalam hal ini, satu putaran pada thimble mikrometer akan menggerakkan spindle pada nilai tertentu, yakni sekitar 0, 50 mm. Artinya, satu putaran thimble setara dengan pergerakan 1 mm. Walaupun peranan mikrometer mirip dengan jangka sorong, mikrometer mempunyai tingkat akurasi yang lebih tinggi, yakni sampai 0, 01 mm.
baca juga : Beda Jangka Sorong dengan Mikrometer Sekrup
Komponen Tambahan Apa Saja yang Ada Pada Apa Itu Mikrometer Sekrup
Mikrometer juga dilengkapi dengan beberapa komponen ekstra yang terletak di luar alat utama. Walaupun komponen ekstra ini tidak mempunyai peran langsung pada fungsi mikrometer, mereka sangat penting untuk proses kalibrasi. Sebagian komponen tambahan tersebut meliputi batang kalibrasi, dengan dimensi standar yang biasanya terdapat dalam 3 ukuran: 25 mm, 50 mm, serta 75 mm.
Baca Juga :
– Kalibrasi Alat Ukur
– Alat Ukur Mekanik

Batang kalibrasi ini berperan sebagai patokan guna mengendalikan ataupun mengkalibrasi skala mikrometer. Tidak hanya itu, ada juga kunci kalibrasi mikrometer yang bertugas sebagai pemutar sleeve. Dalam proses kalibrasi, garis horizontal pada skala utama harus sejajar dengan angka 0 pada skala nonius. Kalau garis tersebut tidak sejajar, skala utama bisa disetting dengan memanfaatkan kunci kalibrasi ini.

Jenis Jenis Mikrometer Sekrup dan Fungsinya
Menurut jenis skalanya, Apa Itu Mikrometer Sekrup bisa dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu mikrometer sekrup manual dan mikrometer sekrup digital.
- Mikrometer sekrup manual ialah jenis mikrometer sekrup di mana pengguna harus menerapkan pembacaan skala secara manual, yakni dengan mengamati skala utama dan skala nonius pada alat tersebut.
- Di sisi lain, mikrometer sekrup digital merupakan tipe mikrometer sekrup di mana pembacaan skala tidak lagi membutuhkan pengamatan langsung pada skala alat. Hasil pengukuran secara otomatis ditampilkan pada layar LCD mikrometer sekrup.
Dari segi fungsinya, mikrometer sekrup dibagi menjadi 3 kategori, yakni mikrometer luar, mikrometer sekrup dalam, dan mikrometer sekrup kedalaman. Penjelasannya sebagai berikut:
Mikrometer Sekrup Luar (Outside Micrometer)
Mikrometer sekrup ini digunakan guna mengukur panjang dan lebar dari luar suatu benda. Alat ini mempunyai komponen- komponen seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya.

Mikrometer luar ( outside micrometer ) atau mikrometer eksternal berperan sebagai pengukur dimensi komponen yang kecil dan membutuhkan tingkat akurasi yang relatif tinggi. Mikrometer ini memberikan pembacaan langsung. Mereka dibuat dalam pola yang berbeda supaya cocok dan bisa menyesuaikan dengan bermacam aplikasi. Mikrometer ini digunakan guna mengukur dimensi luar dari suatu benda kerja.

Mikrometer Sekrup Dalam ( Inside Micrometer )
Mikrometer sekrup ini mempunyai bentuk yang berbeda dari mikrometer sekrup luar, ialah menyerupai paku. Menurut penjelasan Soejoto dan Euis Sutini dalam buku Petunjuk Praktikum Fisika Dasar (1993), mikrometer sekrup dalam digunakan untuk mengukur diameter kedalaman suatu lubang, seperti diameter kedalaman suatu pipa.

Mikrometer dalam ( inside micrometer ) biasanya digunakan guna mengukur diameter internal yang besar. Tetapi, mereka juga berperan dengan baik dalam mengukur diameter dalam lubang serta registers. Bentuk mereka menyerupai pulpen dan ada thimble ( pengait ) di tengah yang berputar. Pengertian Mikrometer Sekrup akan meluas tiap kali thimble berputar. Thimble akan meluas hingga menyentuh bagian dalam pipa dan sistem penomoran digunakan untuk mengetahui pengukuran pada thimble. Pada mikrometer ini, baja berkualitas baik digunakan untuk spindle dan kepala pengukuran. Untuk face tools, dibutuhkan baja kelas atas.

Dalam dunia pengukuran, penjelasan mendalam tentang perbandingan serta keuntungan masing- masing jenis Apa Itu Mikrometer Sekrup merupakan pondasi penting untuk para praktisi serta ahli teknik dalam melaksanakan pengukuran dengan akurasi dan presisi yang tinggi.
Depth Micrometer atau Mikrometer Kedalaman
Tipe mikrometer ini digunakan untuk mengukur kedalaman slot, lubang, serta area yang tersembunyi. Mereka mempunyai bahu yang bisa digunakan sebagai permukaan acuan, kokoh dan sejajar dengan garis tengah ( diameter ) lubang. Untuk mengukur rentang yang besar, penggunaan extension rods dibutuhkan.

Ulir pada pengukur kedalaman mikrometer bermacam- macam dari 20 mm sampai 25 mm. Panjang pengukur kedalaman mikrometer bisa bermacam- macam dari 0 sampai 225 mm. Extension rods dimasukkan dari bagian atas mikrometer dan batang ( rod ) tersebut ditandai setiap 10 mm sehingga mereka bisa dijepit pada posisi manapun.
Mikrometer Sekrup Khusus
Jenis Universal Micrometer ( mikrometer umum )
Jenis mikrometer ini mempunyai anvil yang bisa diubah dengan bermacam bentuk seperti bentuk bola, datar, cakram, spline, bilah, ujung pisau, dan bentuk titik. Sebutan “mikrometer universal” diberikan pada alat ini sebab desain mereka terdiri dari komponen modular yang memungkinkan satu mikrometer untuk berperan ganda, yakni sebagai mikrometer kedalaman ( depth micrometer), mikrometer luar (outside micrometer), dan sebagainya.

Screw Thread Micrometer or Pitch Diameter Micrometer
Tipe mikrometer ini mempunyai ujung berupa ulir yang cocok untuk mengukur diameter pitch ulir sekrup. Tingkat akurasi pengukuran mereka sangat presisi dan mirip dengan mikrometer biasa, namun satu- satunya perbedaan yang bisa kalian lihat yaitu kalau Pengertian Mikrometer Sekrup jenis ini memiliki spindle dan anvil khusus.

Anvil yang mempunyai bentuk vee internal yang bisa menyesesuaikan dengan ulir dan bisa berputar dengan bebas, sehingga vee bisa disesuaikan dengan bermacam rentang ulir. Bentuk spindle yang kerucut dan pada saat terhubung dengan vee anvil, mikrometer membaca nol yang tergantung pada jenis ulir yang akan diukur; bermacam tipe anvil disediakan.
Micrometer Limit
Micrometer limit ialah sebuah perangkat pengukuran yang diaplikasikan untuk menilai sebuah objek dengan batas-batas yang telah ditetapkan sebelumnya. Pengertian Mikrometer Sekrup ini dimanfaatkan untuk melakukan pemeriksaan apakah dimensi dari objek tersebut mematuhi ketentuan toleransi yang telah ditetapkan. Dalam ranah pengukuran dalam industri, akurasi dimensi menjadi elemen yang amat penting, dan peranan micrometer limit ini ialah untuk mengonfirmasi bahwa objek atau komponen tertentu sesuai dengan standar yang telah ditentukan.

Biasanya, micrometer limit dilengkapi dengan sepasang spindle dan sepasang anvil, masing-masingnya bertugas untuk mengukur batas terendah dan tertinggi dari rentang toleransi yang dikehendaki. Saat objek diukur, objek tersebut harus terletak dalam batas antara anvil dan spindle untuk memastikan toleransi yang telah ditetapkan.
Bench Micrometer ( mikrometer bengkel )
Istilah lain yang sering digunakan untuk “bench micrometer” adalah “laboratory micrometer” atau “benchtop micrometer”. Sering diaplikasikan pada industri manufaktur, pengerjaan presisi, inspeksi kualitas, dan penelitian laboratorium di berbagai industri. Didasarkan pada prinsip teknik pembesaran, serta jarak 0,01 mm antara anvil setara dengan lebar pembagian thimble sebesar 1 mm.

Oleh sebab itu, jarak sebenarnya diperbesar sampai 100 kali lipat. Semakin besar diameter thimble, maka akan semakin besar pula modifikasinya. Mikrometer ini memberikan akurasi yang lebih baik sebab diameternya yang besar mempunyai banyak pembagian pada keliling yang besar. Mereka lebih andal dan dampak dari kesalahan sangat kecil. Akan tetapi, satu-satunya kelemahan pada bench micrometer yaitu mereka hanya bisa digunakan untuk tujuan perbandingan dan sangat sensitif.
Bagian Bagian Mikrometer Sekrup ( Parts of Micrometer )

Mikrometer dalam digunakan guna mengukur dimensi internal yang lebih besar serta dibagi jadi empat komponen utama :
Kepala Pengukur (Measuring Head) atau Unit Mikrometer (Micrometer Unit)
Baja berkualitas tinggi digunakan untuk pembuatan badan kepala pengukur dan spindelnya. Walaupun demikian, permukaan pengukur pada landasan terbuat dari baja perkakas kelas tinggi yang dihardening hingga sekitar 800 HV atau 63, 5 HRC.
Tongkat Perpanjangan (Extension Rods)
Extension rods dihardening dengan baik hingga mencapai kekerasan 800 HV. Ujung permukaan pengukurnya dilapis dengan karbida tungsten ataupun bahan keras lainnya, setelah itu dipoles sampai halus. Extension rods ini bisa memiliki landasan pengukur anvil sendiri atau berbentuk bermacam potongan yang bisa dilengkapi dengan satu potongan anvil terpisah.

Cincin Spasi (Spacing Collars)
Cincin spasi digunakan untuk penyesuaian halus dalam rentang pengukuran. Ujungnya dipoles sampai halus dan datar, sejajar satu sama lain, serta tegak lurus terhadap sumbu( axis). Tepi yang tidak tajam dan paling tidak satu permukaan cincin spasi dilengkapi dengan alur pembersih kotoran.
Pegangan ( Handle )
Mikrometer yang dirancang untuk rentang pengukuran 25 sampai 50 mm umumnya dilengkapi dengan pegangan terpisah yang sesuai, memungkinkan kepala mikrometer (micrometer head) mudah dimasukkan ke dalam lubang yang dalam.
Thimble
Timble merupakan salah satu dari bagian bagian mikrometer sekrup yang berada di bagian luar sleeve. Ia berfungsi untuk meletakkan skala nonius. Karena thimble bisa diputar, maka setiap putaran pada thimble akan menggerakan spindle. Skala pada thimble menunjukkan nilai dari pengukuran dalam pecahan.
Sleeve
Bagian dari silinder bertipe barel yang dipasang pada spindle dan termasuk juga ke dalam skala utama karena skala utamanya terukir pada Sleeve. Thimble berotasi di sekitar sleeve dan spindle. Berbentuk seperti tabung yang terletak di ujung luar mikrometer, sleeve memiliki fungsi utama sebagai tempat diletakkannya skala utama.
Anvil
Bagian mikrometer sekrup Anvil adalah bagian batang kecil yang letaknya ada di ujung frame. Karena sifatnya yang ‘tetap’ membuat batang kecil anvil tidak bisa digerakan. Sedangkan di bagian ujung lainnya ada spindle yang akan bergerak menuju Anvil untuk menahan objek kerja dan melakukan pengukuran. Sedangkan fungsi anvil disini adalah untuk menahan benda kerja yang akan diukur.
baca juga : fungsi frame pada mikrometer
Ratchet Knob
Terletak di ujung instrument, Ratchet Knob berfungsi untuk memastikan bahwa hanya tekanan tertentu saja yang boleh diterapkan pada objek kerja. Mekanisme pada ratchet knob bertugas untuk menghindari pergerakan berlebih spindle terhadap suatu objek.
Kalau kita coba memutarnya sampai mentok, maka pada ujung ratchet knob akan terdengar bunyi yang menandakan bahwa spindle telah menyentuh benda kerja. Tapi dalam keadaan seperti ini, spindle masih bisa diputar. Hanya saja kalau hal itu kamu lakukan maka hasil pengukuran kurang tepat dan tidak akurat.
Cara Menggunakan Mikrometer Sekrup
Untuk mendapatkan penggunaan yang benar dan akurat dari mikrometer sekrup, ikuti dengan seksama langkah-langkah berikut ini:
- Persiapan Alat : Pastikan bahwa mikrometer sekrup berada dalam kondisi baik dan bersih. Periksa komponen seperti spindle, anvil, serta skala atau vernier guna memastikan bahwa tidak ada kotoran atau kerusakan yang mungkin memengaruhi hasil pengukuran.
- Penyetelan Nol Skala : Pastikan mikrometer sekrup berada dalam posisi tertutup. Apabila hasil pengukuran tidak menunjukkan nol pada skala atau vernier, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah penyetelan nol. Gunakan baut penyetelan nol (biasanya terletak di sekitar skala) untuk memastikan hasil nol pada skala ketika spindle dan anvil bersentuhan.
- Penempatan Benda : Letakkan benda yang hendak diukur di antara spindle dan anvil. Pastikan benda tersebut diletakkan dengan rata dan sejajar dengan anvil untuk memastikan hasil pengukuran yang akurat.
- Memutar Spindle : Putar spindle perlahan menggunakan tuas atau roda yang tersedia pada alat. Lanjutkan putaran hingga anvil menyentuh permukaan benda dengan lembut. Penting untuk tidak memutar terlalu keras agar tidak merusak benda atau alat.
- Membaca Hasil : Lakukan pembacaan hasil pengukuran pada skala atau vernier. Pada skala utama, amati angka yang berada tepat di atas garis nol pada skala vernier. Garis vernier yang paling sesuai dengan garis skala utama menunjukkan pecahan atau desimal dari satuan pengukuran.
- Penghitungan Tambahan Vernier : Beberapa Pengertian mikrometer Sekrup memiliki vernier yang memberikan pembacaan tambahan. Bacalah angka pada vernier yang paling sesuai dengan garis pada skala utama. Jumlahkan angka ini dengan hasil bacaan skala utama untuk mendapatkan hasil akhir.
- Pencatatan : Selalu catat dengan teliti hasil pengukuran, termasuk satuan yang digunakan. Langkah ini sangat penting untuk keperluan pelacakan dan dokumentasi.
- Melepaskan Spindle : Setelah selesai mengukur, putar spindle kembali ke posisi awal dan lepaskan benda yang diukur.
- Perawatan micrometer sekrup : laksanakan pembersihan pada mikrometer sekrup setelah penggunaan dan simpan dengan baik di tempat yang aman untuk mencegah kerusakan.
Artikel Terkait :
– Kelebihan dan Kekurangan Mikrometer
– Batas Ukur Mikrometer Sekrup
Hal-hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Pada Mikrometer Sekrup
- Penjepit Cincin ( Clamp Ring ) :
- Dianjurkan untuk digunakan sebagai alat penyimpanan pembacaan sampai pembacaan dicoba kembali.
- Dilarang memakainya untuk mengganti mikrometer menjadi alat ukur ketat.
- Pengatur Raket ( Ratchet Stop ) : Digunakan untuk setiap pengukuran antara permukaan datar.
Tapi, jangan berharap dapat menjamin pengukuran yang bisa diandalkan apabila:
- Mikrometer dalam keadaan kotor.
- Mikrometer kurang dilumasi dengan baik.
- Mikrometer tidak disesuaikan dengan benar.
- Mikrometer ditutup terlalu cepat.
Dari penjelasan di atas, bisa disimpulkan kalau mikrometer merupakan alat yang sangat penting dalam pengukuran presisi. Dengan menguasai dan memahami penggunaannya, kita bisa mencapai hasil yang sangat akurat dalam bermacam pengukuran, mengantarkan kita pada kemajuan teknologi dan keberhasilan dalam bidang industri.
Semoga uraian Apa Itu Mikrometer Sekrup kali ini bisa menambah pemahaman kita tentang mikrometer. Jangan lupa untuk berbagi pengetahuan ini kepada orang lain supaya bisa saling mendukung dalam menambah pengetahuan bersama.
Please Share This Article