Panduan dan Cara Peck Drilling untuk Mencegah Chip Clogging di Lubang Dalam

Cara Peck Drilling
  • Post published:April 13, 2026
  • Post author:
  • Reading time:5 mins read

Pernah bor kamu tiba-tiba patah di tengah proses pengeboran lubang dalam? Atau hasilnya malah oblak dan tidak presisi? Kemungkinan besar penyebabnya adalah chip clogging yang tidak kamu tangani sejak awal. Teknik peck drilling hadir sebagai solusi nyata untuk masalah ini, dan di artikel ini kita semua akan bahas tuntas, dari konsep dasar sampai eksekusi di lapangan.

Apa Itu Peck Drilling dan Mengapa Chip Clogging Berbahaya?

Mengenal Apa itu Peck Drilling dan Chip Clogging, simak dibawah ini.

Definisi Peck Drilling (Pengeboran Bertahap Maju-Mundur)

Peck drilling adalah teknik pengeboran bertahap di mana mata bor masuk ke material sejarak tertentu, lalu ditarik mundur ke permukaan, kemudian masuk lagi lebih dalam. Siklus ini terus berulang sampai lubang mencapai kedalaman yang diinginkan. Teknik ini sangat relevan dalam proses deep hole drilling, baik di mesin konvensional maupun optimasi CNC. Intinya, kamu tidak memaksa mata bor menembus material sekaligus, tapi memberi “jeda” agar serpihan bisa keluar.

Dampak Chip Clogging pada Akurasi Lubang, Umur Mata Bor, dan Keselamatan Kerja

Chip clogging atau serpihan bor tersumbat terjadi ketika serpihan material tidak bisa keluar dari alur bor dan menumpuk di dalam lubang. Dampaknya serius:

  • Akurasi turun drastis: serpihan yang menumpuk mendorong mata bor ke arah yang tidak seharusnya, lubang jadi tidak presisi.
  • Umur mata bor memendek: gesekan berlebih akibat chip evacuation yang buruk menghasilkan panas ekstrem, mata bor HSS maupun carbide pun cepat aus.
  • Risiko keselamatan meningkat: bor yang patah di dalam material bisa merusak benda kerja sekaligus membahayakan operator.

Kami pernah menyaksikan langsung bor carbide diameter 6 mm patah hanya karena operator tidak menerapkan retraksi saat bor lubang sedalam 40 mm. Hasilnya? Material terbuang, waktu terbuang, dan mood ikut terkuras.

Kapan Teknik Ini Wajib Digunakan?

Peck drilling bukan untuk semua kondisi. Kamu wajib menerapkannya saat:

  • Rasio kedalaman vs diameter lebih dari 3x (misalnya lubang 30 mm dalam dengan diameter 8 mm).
  • Mengerjakan material ulet seperti aluminium paduan, baja lunak, atau stainless steel yang menghasilkan serpihan panjang dan spiral.
  • Bekerja tanpa sistem pendingin bertekanan tinggi.
  • Proses dilakukan di mesin konvensional tanpa fitur chip breaker otomatis.

Mekanisme Peck Drilling dalam Mengatasi Serpihan Bor

Simak Bagaimana Mekanisme Peck Drilling dalam Mengatasi Serpihan Bor ketika machining, berikut ini :

Bagaimana Siklus Tarik-Maju Membuang Chip secara Kontinu

Setiap kali mata bor mundur ke permukaan, serpihan yang menempel di alur flute ikut terbawa keluar. Ini adalah prinsip paling fundamental dari chip evacuation di teknik ini. Siklus tarik-maju ini memastikan alur bor selalu bersih sebelum masuk ke kedalaman berikutnya, sehingga parameter cutting tetap stabil dari awal sampai akhir proses.

Peran Aliran Coolant/Lubrikasi dalam Melunakkan dan Membawa Serpihan Keluar

Coolant bukan sekadar pendingin, tapi juga agen transportasi serpihan. Aliran coolant yang konsisten membantu melunakkan gesekan, menurunkan suhu di titik potong, dan mendorong chip keluar dari zona bor. Tanpa coolant yang memadai, peck drilling tetap efektif tapi tidak optimal. Di CNC modern, penggunaan through-spindle coolant bisa meningkatkan efisiensi chip evacuation hingga 40% lebih baik dibanding flood coolant biasa.

Baca Juga : – Jenis Jenis Mata Bor

Pengaruh RPM, Feed Rate, dan Retraksi terhadap Efisiensi Pembuangan Chip

ParameterTerlalu TinggiTerlalu RendahRekomendasi Optimal
RPMPanas berlebih, bor cepat ausProses lambat, tidak efisienSesuai rekomendasi produsen bor
Feed RateChip tebal, beban bor besarRubbing, bor panas tanpa memotong0,05-0,15 mm/putaran (HSS)
Peck DepthChip menumpuk, risiko cloggingProses terlalu lambat0,5x-1x diameter bor
RetraksiTidak ada dampak negatifChip tidak keluar sempurnaTarik penuh ke permukaan

Langkah-Langkah Praktis Melakukan Peck Drilling di Lubang Dalam

Persiapan Mesin, Penjepitan Material, dan Pemilihan Mata Bor

Sebelum mulai, pastikan kamu tidak melewatkan hal-hal dasar ini:

  1. Pilih mata bor yang tepat: untuk material keras gunakan carbide, untuk baja lunak dan aluminium HSS sudah cukup.
  2. Pasang benda kerja dengan rigid: getaran sekecil apapun akan memperparah chip clogging.
  3. Pastikan spindle run-out di bawah 0,02 mm: run-out tinggi langsung merusak presisi lubang.
  4. Siapkan coolant atau cutting oil sebelum proses dimulai, bukan setelah bor sudah masuk.

Cara Menghitung dan Menentukan Peck Depth yang Ideal

Rumus sederhana yang kita semua bisa pakai:

Peck Depth = 0,5x sampai 1x Diameter Bor

Contoh: bor diameter 10 mm, maka peck depth ideal antara 5 mm sampai 10 mm per siklus. Untuk material keras seperti baja karbon tinggi, gunakan nilai lebih kecil (0,5x). Untuk aluminium yang lunak, kamu bisa pakai nilai lebih besar (1x) karena chipnya lebih mudah keluar.

Prosedur Eksekusi: Mulai, Monitor, Tarik, Bersihkan, Lanjutkan

  1. Mulai: bor masuk ke kedalaman peck depth pertama dengan feed rate yang sudah kamu tentukan.
  2. Monitor: perhatikan suara dan getaran, perubahan drastis menandakan chip sudah mulai menumpuk.
  3. Tarik: retrak mata bor penuh ke permukaan, jangan setengah-setengah.
  4. Bersihkan: semprotkan coolant atau bersihkan chip dengan udara bertekanan.
  5. Lanjutkan: masuk lagi ke kedalaman berikutnya, ulangi siklus sampai target kedalaman tercapai.

Di mesin CNC, semua ini kamu otomatisasi lewat G-Code yang efisien menggunakan siklus G83 (Peck Drilling Cycle) yang sudah built-in di hampir semua kontroler Fanuc dan Siemens.

Tips Optimasi dan Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

Bagaimana cara menghindari kesalahan dan cara mengoptimasinya. simak dibawah ini

Kesalahan Fatal yang Justru Memperparah Chip Clogging

  • Tidak melakukan retraksi penuh: banyak yang hanya tarik setengah, chip tetap tertinggal di lubang.
  • Feed rate terlalu agresif: chip yang terlalu tebal tidak bisa keluar lewat flute.
  • Mengabaikan kondisi mata bor yang sudah tumpul: bor tumpul menghasilkan chip yang tidak beraturan dan mudah nyangkut.
  • Melewatkan langkah pembersihan antar siklus: sepele, tapi ini yang paling sering bikin proses gagal.

Tips Pemeliharaan Mata Bor dan Sistem Pendingin untuk Hasil Maksimal

  • Cek ketajaman mata bor setiap 50-100 lubang tergantung material.
  • Bersihkan saluran coolant secara rutin agar tekanan aliran tetap konsisten.
  • Simpan mata bor di tempat terpisah, jangan ditumpuk, ujungnya bisa rusak bahkan sebelum dipakai.
  • Gunakan cutting oil berbasis sulfur untuk baja, dan emulsi water-soluble untuk aluminium.

Kesimpulan: Konsistensi Parameter adalah Kunci Pengeboran Lubang Dalam yang Bersih

Peck drilling bukan teknik yang rumit, tapi butuh konsistensi dalam setiap parameternya. RPM, feed rate, peck depth, dan jadwal retraksi semuanya harus kamu jalankan secara disiplin dari lubang pertama sampai terakhir. Dalam konteks manufaktur lean dan efisiensi produksi, teknik ini terbukti mampu memangkas waktu rework dan mengurangi downtime akibat bor patah secara signifikan.

Please Share This Article

Author
  • noval

    Saya (Noval) adalah Machining Expert juga sebagai Operasional Manager di Teknik Jaya Component. Ahli Praktek dan Teori di bidang CNC Bubut dan Milling machining. Sudah Lebih dari 10 tahun berpengalaman di bidang machining dan pembuatan spare part industrial. Termasuk juga, saya membuat konten-konten mengenai pengerjaan logam terutama teknik mesin industri sub-bidang machining. hubungi saya di noval@teknikjaya.co.id dan Linked in : Noval Abu Said