Berbahan alami yang relatif keras, abrasive adalah alat yang dipakai untuk mempermudah pekerjaan manusia dalam mengasah, menghaluskan dan memotong permukaan suatu benda berbahan lain yang lebih lunak, seperti ampelas, gerinda, kikir, bubuk dan krem poles dan balok asah juga merupakan material berbahan abrasive lain yang sering ditemukan.

abrasive adalah

Disamping pemakaiannya yang digunakan dengan alat perkakas lain, abrasive juga bisa dipakai langsung dengan tenaga tangan. Penggunaan bahan abrasive untuk berbagai keperluan digunakan dengan bahan dan bentuk yang berlainan.

Contohnya bisa kamu lihat pada gerinda dan kikir, agar komponen mesin tercipta dengan baik, maka saat kamu akan menggunakan kedua perkakas ini, kamu harus menggunakannya dengan sangat teliti untuk memperhalus permukaan benda kerja yang kasar. Ada pun krem poles – perkakas lain yang berfungsi untuk membuat permukaan benda menjadi mengkilap dan sangat halus.

Hal yang Bikin Operasional Perusahaan Meningkat Pesat!

owkaaayy here is the thing which can be found , nama yang sepertinya tidak asing dan sering kita gunakan dan temukan di toko material manapun, yaitu ampelas. Jenis perkakas abrasive satu ini sering dipakai tukang kayu dan tukang besi untuk menghaluskan bagian benda kerja yang akan dicat. Pengerjaan ini bisa kamu lakukan dengan cara menggeserkan atau menggosokan bahan abrasive pada bagian yang akan diperhalus dan dibentuk oleh tenaga manusia atau pun tenaga mesin.

abrasive adalah

Proses Abrasive Adalah Sebelum Dibuat Benda Kerja

Proses abrasive adalah pengolahan sejumlah besar partikel abrasive kecil yang nantinya akan digunakan untuk memperhalus benda kerja. Pengolahan jenis ini biasanya lebih mahal dari proses pengolahan benda kerja lainnya. Tapi manfaat yang bisa kamu dapatkan adalah

hasil akhirnya akan jauh lebih baik dan toleransi penggilingannya pun lebih kecil dibanding proses pemesinan lain. Biasanya sih tergantung dari bagaimana butiran diletakkan pada benda kerja. Menurut fungsinya, ada dua jenis proses abrasive yaitu abrasive loose dan abrasive tetap (terikat).

Kepoin kita yuk! @jasabubutcnc

Tanya langsung sini untuk fastresp! 087873682510

Agar setiap partikel memotong sebagian kecil permukaan yang akan diperhalus, proses abrasive bekerja dengan memaksa butiran kasar ke permukaan benda kerja. Dalam proses abrasive terikat, semua partikel tetap ada di dalam matriks, dan bentuk gabungannya pun menentukan geometri benda kerja telah selesai.

Di samping itu tidak ada struktur yang terhubung dengan partikel pada proses penggilingan longgar. Tapi, mereka bisa digunakan sebagai bubuk kering tanpa pelumas. Karena butiran partikel bisa bergerak bebas, maka butiran ini harus direkatkan dengan benda lain seperti pelat yang mengepak atau kain pemoles.

Sejarah Abrasive

Penggunaan material atau perkakas berbahan abrasive ternyata sudah dilakukan sejak zaman prasejarah lho. Saat itu, semua perkakas maupun senjata yang terbuat dari bebatuan harus diasah dulu pada batu yang lebih keras. Sejarah berikutnya, para pandai besi berinisiatif memakai batu yang berbentuk balok atau gerinda berfungsi untuk mengasah parang, pisau dan berbagai macam perkakas kayu lainnya.

Baca Juga! Rasio Gear dan Torsi, juga Perhitungannya

Sampai pada abad ke-19, bahan dasar material satu ini masih menjadi bahan yang sangat berperan penting bagi para pelaku industri. Seiring dengan berkembangnya zaman, abrasive logam yang lebih keras dan bisa lebih menghaluskan ternyata lebih menarik minat para pelaku usaha. Pada abad 20-an terciptalah bahan abrasive alami atau sintetik yang memiliki sifat abrasi lebih seragam dan lebih baik.

Jenis-jenis Abrasive Adalah

  • Amplas adalah salah satu jenis perkakas berbahan abrasive yang berguna untuk menghaluskan permukaan tembok, besi atau bagian kayu yang kasar. Selain menghaluskan permukaan yang kasar, amplas juga bisa mengikis sedikit banyaknya bagian tergantung dari tingkat kekasaran dari permukaan. Semakin kasar permukaan amplas maka akan semakin mudah untuk mengikis permukaan benda kerja.
  • Contoh lain yaitu piringan atau mata potong yang digunakan bersamaan dengan mesin perkakas lain seperti cut off dan gerinda. Fungsinya adalah untuk memotong kayu, besi maupun batu. Tapi, setiap mata potong itu berbentuk mata pisau yang berbeda-beda tergantung dari benda kerja apa yang akan kita potong. Mata potong khusus untuk kayu tidak bisa kita pakai untuk memotong batu atau besi.

Baca Juga! Jenis Baja HSS Lengkap Dengan Penjelasannya!

  • Jenis bahan abrasive lain yang ketiga yaitu batu atau mata poles. Pemakaiannya sama dengan mata potong yang dirancang untuk bisa digunakan bersamaan dengan alat perkakas lain. Peran poles dengan amplas sendiri hampir sama, untuk menghaluskan permukaan. Tapi, perbedaannya adalah poles fungsinya lebih luas; untuk mengkilapkan dan mengikis permukaan yang tidak rata. Sedangkan amplas hanya untuk menghaluskan saja.
abrasive  adalah

So, how’s that? Sudah cukup jelas ya definisi dari apa itu abrasive adalah, bagaimana sejarah ditemukannya, jenis dan masing-masing kegunaannya. Semoga di artikel kali ini akan lebih membantu kalian dalam menggali informasi-informasi baru ya, gaes! Dan buat kalian yang mau kepoin akun ig kita nih, bisa banget langsung klik link ini. See ya!