Perkakas Mesin Bubut dan Alat Ukurnya – Dalam Praktek permesinan baik itu mesin bubut atau mesin lain, diperlukan alat-alat pendukung. Alat-alat pendukung tersebut adalah berupa perkakas dan alat ukur. Setiap dari kita yang bermain dalam dunia permesinan atau dalam dunia bengkel bubut, sudah sepatutnya mengetahuinya.

Perkakas Mesin Bubut dan Alat Ukurnya
Perkakas Mesin Bubut

Berikut ini adalah daftarnya :

Perkakas Mesin Bubut

Pahat

Pahat adalah cutting tool sebagai alat bantu penyayatan benda kerja. Perkakas ini sangat penting dalam praktek mesin bubut.

Senter Putar dan Tetap

Agar benda kerja yang berukuran panjang stabil penggunaan diperlukan senter. Adad senter mati (tetap) dipasang pada sumbu utama mesin (main spindle) dan senter putar dipasang pada ujung kepala lepas.

Bor Senter

Benda kerja yang dikerjakan untuk dapat dipasang pada senter membutuhkan pengerjaan boring. Fungsi bor senter yaitu mengebor ujung benda kerja yang akan dipasang senter putar atau melubangi diameter yang lebih besar.

Chuck Bor

Bor yang akan digunakan membutuhkan chuck bor. Kegunaan alat ini untuk mencekam mata bor dengan batas maksimal diameter 13 mili meter.

Kunci Chuck/Cekam

Fungsi dari kunci chuck adalah mengencangkan dan mengendorkan rahang cekam pada mesin bubut.

Kunci L/Kunci segi enam

Kunci L sangat luas penggunaannya, salah satunya untuk mengencangkan dan mengendorkan tool post.

Mistar Gulung

Berbahan dari plat baja yang lebih tipis dari mistar baja, fungsi mistar gulung ini untuk mengukur benda kerja yang panjangnya melebihi 100 cm.

Kuas

Benda kerja bahkan bed mesin seringkali kotor akibat pengerjaan bubut. Fungsi kuas adalah membersihkan meja mesin dari tatal sisa penyayatan.

Bengkel Bubut Terpercaya CV. Teknik Jaya Component

Mal Ulir

Ulir seringkali butuh pengukuran yang pas dengan pasangan nya. Kegunaan alat ini adalah mengukur benda yang diulir. Diklasifikasikan menjadi: mal ulir metris, withworth, dan union.

Kunci Pas

Untuk Melepas mur dan baut sangat diperlukan kunci pas. Rahang kunci pas dibuat sudut sekitar sekitar 15° untuk mencegah perputaran penuh 60°.

Mata Bor

Ketika pembuatan lubang diperlukan alat yaitu bor. Fungsi mata bor ini untuk membuat bushing Ø5, Ø10, Ø15, Ø20, Ø25, Ø30. Dilakukan dari mata bor terkecil sampai terbesar.

Hoist

Dalam mendukung pemasangan benda kerja diperlukan alat ini. Hoist membantu mengangkat benda kerja bermuatan berat/besar dan mengatur benda kerja pada mesin bubut.

Digital Gear Tooth Caliper

Kegunaannya adalah mengukur panjang benda dan diameter pada gigi (Gear). Alat ini memiliki pengaturan untuk berbagai posisi, dan konversi mm/inch pada posisi apapun.

Alat Ukur Praktek Mesin Bubut

Jangka Sorong (Manual dan Digital)

Alat ini sangat sering digunakan dalam praktek permesinan. Tidak hanya dalam mesin bubut, namun pada praktek mesin-mesin lain. Fungsi dari alat ini yaitu :

Pertama, mengukur benda dari sisi luar dengan cara diapit. Kedua, mengukur sisi dalam suatu benda yang biasanya berupa lubang (pada pipa, maupun lainnya) dengan cara diulur. Ketiga, Mengukur kedalamanan celah/lubang pada benda dengan “menancapkan/menusukkan” bagian pengukur.

Outside Micrometer

Kegunaan alat ini adalah untuk mengukur jarak yang sangat kecil ketebalannya dengan hasil yang akurat. Bagian utamanya yaitu frame, anvils, spindle, barrel dan thimble. Beberapa Outside Micrometer dilengkapi dengan ratchet & spindle lock.

Inside Micrometer

Manfaat dari Inside Micro adalah mengukur ukuran dalam yang memiliki ketelitian dengan sangat akurat. Jika menggunakan sambungan, nilai akhir pembacaan adalah panjang sambungan + nilai barrel + nilai thimble. Inside Micrometer mempunyai dua skala, satu skala di barrel dan lainnya di thimble.

Depth Micrometer Manual / Digital

Kedalaman lubang/celah atau ketinggian suatu benda harus diukur menggunakan alat khusus. Depth Micro mempunyai bagian utama yaitu anvil, spindle, barrel, thimble dan frame. Skalanya terletak pada barrel dan thimble.

Digital Micrometer

Jarak-jarak yang sangat kecil ketebalannya harus diukur dengan hasil yang akurat yaitu dengan Micro Digital.

Height Gauge

Mengukur tinggi benda suatu bidang acuan atau memberi tanda goresan secara berulang pada benda kerja sebagai acuan proses permesinan. Demi meningkatkan kepresisian pengukuran dengan mengurangi defleksi pada benda kerja, height gauge sering dipasangkan dengan dual probe dial. Penambahan probe dua arah pada Height Gauge mampu mengukur diameter luar dan dalam posisi horizontal lubang.

Dial Caliper

Alat ini disebut juga sebagai jangka sorong analog, karena indikator pengukurannya memiliki tampilan jarum yang menunjukkan nilai dari pengukuran benda kerja.

Dial Indicator

Kegunaan alat ini untuk mengukur kerataan permukaan bidang datar, kebulatan sebuah poros, dinding silinder, kebengkokan poros, run out, kesejajaran dan lain-lain. Alat ini memiliki mekanisme spesial yang dapat memperbesar gerakan kecil. Klasifikasi tingkat pengukuran ditunjukkan pada permukaan dial. Klasifikasi menunjukkan skala terkecil, dan tingkat pengukuran menunjukkan pembacaan maksimum. Skala dan outer ring dapat diputar ke “O” agar lurus dengan penunjuk. Pada dial juga terdapat penghitung putaran (revolution counter). Counter ini menunjukan beberapa kali penunjuk telah berputar.

Dial Bore Indicator (Bore Gauge)

Pada benda kerja cylinder diperlukan alat untuk mengukur diameter dalam dengan akurat. Dial gauge yang terletak di bagian atas dapat dilepas dengan melonggarkan securing position.

Itulah daftar perkakas dan alat ukur pada praktek mesin bubut yang telah dikemukakan. Sebetulnya masih banyak sekali perkakas dan alat ukur mesin bubut yang belum disebutkan disini. silahkan bagi anda yang ingin menambahkan, tuliskan di kolom komentar. Simak juga tulisan-tulisan kami yang lain di bawah ini :

Leave a Reply