Indonesia Punya Mineral Kritis yang Dunia Butuhkan Tapi Kita Belum Sepenuhnya Tahu Ada di Mana.
BANDUNG, 26 MEI 2026, Di tengah gelombang permintaan global untuk mineral kritis, nikel, kobalt, litium, tembaga, dan tanah jarang, yang mendorong transisi energi dan revolusi kendaraan listrik, Indonesia menghadapi paradoks yang jarang dibicarakan: kita tahu punya banyak mineral strategis, tapi belum cukup tahu persisnya di mana, seberapa dalam, dan berapa volumenya.
Penandatanganan Implementation Agreement antara Pusat Sumber Daya Mineral, Batubara, dan Panas Bumi (PSDMBP) Badan Geologi dengan Chengdu Center of China Geological Survey (CC-CGS) pada 26 Mei di Bandung adalah langkah langsung menjawab paradoks itu. Bukan sekadar kerja sama diplomatik, tapi kolaborasi teknis yang menyasar kemampuan pemetaan yang selama ini menjadi salah satu titik lemah Indonesia dalam mengelola kekay...










