Sains Teknologi

ASUS ExpertBook Ultra Hadir di Tengah Tren Adopsi AI yang Semakin Masif di Dunia Kerja
Sains Teknologi

ASUS ExpertBook Ultra Hadir di Tengah Tren Adopsi AI yang Semakin Masif di Dunia Kerja

Jakarta, 7 Mei, 2026 - Di era di mana kecerdasan buatan (AI) semakin mendominasi dunia kerja, kebutuhan akan perangkat yang dapat mengakomodasi tuntutan teknologi ini juga meningkat. Para profesional memerlukan laptop yang tidak hanya kuat dalam performa, tetapi juga mampu menjalankan komputasi AI secara lokal tanpa mengandalkan cloud untuk menjaga privasi data serta mengurangi latensi.  ASUS ExpertBook Ultra (B9406CAA) hadir sebagai solusi dengan teknologi terdepan, dilengkapi prosesor Intel® Core™ Ultra X9-388H yang mampu menyajikan performa tinggi dengan TDP sustained 50W tanpa throttling berkat ASUS ExpertCool Pro.  Selain itu, laptop ini mengintegrasikan Neural Processing Unit (NPU) yang mampu menjalankan AI generatif dan Large Language Models (LLM) secara lokal, mendukung ...
Vibe Coding Itu Nyata, Tapi Kamu Tetap Harus Bisa Mikir Seperti Programmer
Sains Teknologi

Vibe Coding Itu Nyata, Tapi Kamu Tetap Harus Bisa Mikir Seperti Programmer

Riset ETH Zurich mengkonfirmasi apa yang sudah dicurigai banyak developer: AI tidak bisa menggantikan fondasi. Yang bisa coding dengan AI bukan yang paling sering pakai AI, tapi yang paling paham cara kerja software. Vibe coding terdengar seperti impian: deskripsikan apa yang kamu mau, AI yang tulis kodenya. Tidak perlu hafal sintaks, tidak perlu debug berjam-jam. Tinggal "vibe" dan app-nya jadi. source : www.pexels.com Tapi ada satu masalah kecil yang baru ketahuan setelah dicoba: ternyata kamu tetap harus tahu cara kerja software. Tanpa itu, hasilnya bisa jalan, tapi kamu tidak akan tahu kenapa, dan tidak akan bisa memperbaikinya saat rusak. Riset ETH Zurich: Siapa yang Berhasil dengan Vibe Coding? ETH Zurich baru-baru ini meneliti 100 mahasiswa dengan latar belakang pemro...
Pentagon Rekrut 7 Raksasa AI untuk Sistem Militer Rahasia, Anthropic Ditinggal Sendiri
Sains Teknologi

Pentagon Rekrut 7 Raksasa AI untuk Sistem Militer Rahasia, Anthropic Ditinggal Sendiri

OpenAI, Google, Microsoft, Amazon, Nvidia, SpaceX, dan Reflection kini resmi masuk ke jaringan militer rahasia AS. Anthropic, satu-satunya yang sebelumnya masuk, kini malah sedang bertempur melawan Pentagon di pengadilan. WASHINGTON D.C., Pentagon resmi menandatangani perjanjian dengan tujuh perusahaan AI terbesar di dunia untuk mengintegrasikan teknologi mereka ke dalam sistem militer terklasifikasi Amerika Serikat. Pengumuman ini bukan sekadar berita kontrak pemerintah biasa, ini adalah deklarasi bahwa AI kini resmi menjadi bagian inti dari mesin perang Amerika. source : www.pexels.com Yang tidak kalah menariknya: satu nama besar absen dari daftar itu. Anthropic, pembuat Claude, satu-satunya AI yang sebelumnya diizinkan beroperasi di sistem militer rahasia AS, kini justru sedang...
Ilmuwan Berhasil Merekam Kelahiran Plasma, dan Ini Bisa Mengubah Cara Dunia Menghasilkan Energi
Sains Teknologi

Ilmuwan Berhasil Merekam Kelahiran Plasma, dan Ini Bisa Mengubah Cara Dunia Menghasilkan Energi

Dalam sepersekian detik, sepotong kawat tembaga berubah jadi materi sepanas bintang neutron. Tim riset di Jerman kini tahu persis bagaimana itu terjadi, dan data mereka bisa mempercepat datangnya era energi fusi. HAMBURG, JERMAN, Para peneliti di fasilitas European XFEL baru saja merilis temuan yang disebut sebagai lompatan terbesar dalam fisika plasma ekstrem satu dekade terakhir. Bukan karena mereka menciptakan sesuatu yang baru, tapi karena mereka akhirnya bisa melihat sesuatu yang selama ini hanya bisa ditebak. source : www.pexels.com Objeknya: proses ionisasi, momen ketika laser berenergi sangat tinggi menghantam logam dan dalam hitungan triliun detik mengubahnya menjadi plasma, materi keempat yang biasanya hanya ada di dalam bintang. Prosesnya selama ini terlalu cepat untuk ...
Mau Bisnis Kamu Bertahan di Era Gempuran Teknologi? Menteri Brian: Tanpa Sains, Siap-Siap Tergerus
Sains Teknologi

Mau Bisnis Kamu Bertahan di Era Gempuran Teknologi? Menteri Brian: Tanpa Sains, Siap-Siap Tergerus

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyampaikan satu pesan yang cukup gamblang buat anak muda: ke depan, bisnis dan inovasi yang bisa bertahan dan menang cuma yang berani serius main di ranah sains dan teknologi. Bukan lagi sekadar jualan biasa, tapi bagaimana kita mengintegrasikan riset ke dalam produk, layanan, dan cara berpikir. sumber : kemdiktisaintek.go.id Dalam arahannya di Jakarta, Sabtu (25/4), Mendiktisaintek menekankan bahwa disrupsi global dan ketidakpastian ekonomi bukanlah ancaman yang harus ditakuti, melainkan panggung buat lahirnya pemain-pemain baru. Syaratnya satu: generasi muda harus memperkuat fondasi riset dan teknologi. “Ke depan, bisnis, usaha, dan inovasi di Indonesia tidak mungkin berhasil tanpa sains dan teknologi,” tegasnya. Ini ...