You are currently viewing Penggunaan Neraca Ohaus Dalam Kehidupan Sehari Hari
neraca ohaus

Penggunaan Neraca Ohaus dalam Kehidupan Sehari-hari perlu diketahui oleh kamu. Dalam kehidupan sehari-hari alat ini sangat berguna sekali dan banyak manfaatnya.

Penggunaan Neraca Ohaus Dalam Kehidupan Sehari Hari
neraca ohaus

Pengertian Apa Itu Neraca Ohaus?

Kita akan bahas pengertian neraca ohaus, Neraca Ohaus adalah alat ukur berat yang digunakan untuk mengetahui massa suatu benda dengan akurat. Alat ini sering terlihat di laboratorium sekolah, tapi sebenarnya punya banyak kegunaan dan fungsi Neara Ohaus dalam kehidupan sehari-hari. Neraca ini bekerja dengan prinsip keseimbangan.

Artinya, berat benda yang diukur diseimbangkan dengan pemberat (anak timbangan) sampai posisinya rata.

Bagian-bagian Neraca Ohaus

Sebelum lanjut ke cara pakainya, ada baiknya kita kenalan dulu sama bagian-bagian neraca Ohaus. Soalnya, tiap bagian ini punya peran masing-masing supaya hasil timbangan tetap akurat.

  • Piring/wadah: tempat meletakkan benda yang mau ditimbang.
  • Lengan skala (beam): batang bertingkat tempat pemberat digeser, jumlahnya bisa dua sampai empat tergantung jenis neracanya.
  • Pemberat geser (anting/rider): bandul kecil yang digeser sepanjang lengan sampai posisinya seimbang.
  • Sekrup kalibrasi: dipakai untuk menyetel jarum kembali ke titik nol sebelum mulai menimbang.
  • Jarum penunjuk: penanda keseimbangan, kalau sudah tepat di tengah berarti berat sudah ketemu.
  • Kaki penyangga: menopang badan neraca supaya posisinya stabil dan tidak goyang.

Kalau salah satu bagian ini bermasalah, misalnya sekrup kalibrasinya macet atau kaki penyangganya goyang, hasil timbangan bisa meleset jauh dari angka yang seharusnya.

Jenis Neraca Ohaus

Neraca Ohaus ternyata nggak cuma satu macam. Ada beberapa jenis yang biasa dipakai, tergantung kebutuhan dan tingkat presisi yang diinginkan.

  • Neraca Ohaus dua lengan: bentuknya paling sederhana, cocok untuk pengukuran kasar.
  • Neraca Ohaus tiga lengan (triple beam balance): jenis yang paling sering ditemui di sekolah dan laboratorium, sudah cukup akurat untuk kebutuhan praktikum.
  • Neraca Ohaus empat lengan: punya lengan tambahan sehingga bisa membaca angka lebih detail, biasa dipakai di laboratorium yang butuh ketelitian ekstra.
  • Neraca Ohaus digital: versi modern yang layarnya langsung menampilkan angka, jadi nggak perlu geser-geser pemberat manual.
Neraca Ohaus Lengan 3, Sumber : Youtube Channel – Belajar Bareng Mba Hikma

Semakin banyak lengannya atau semakin modern fiturnya, biasanya semakin presisi juga hasil timbangannya. Tapi untuk kebutuhan sehari-hari di rumah, neraca tiga lengan saja sebenarnya sudah lebih dari cukup.

Artikel lainnya :
Apa itu Alat Ukur Mekanik
Cara Kerja Timbangan Gantung Manual

Tingkat Ketelitian Neraca Ohaus

Salah satu alasan neraca Ohaus masih dipakai sampai sekarang adalah soal ketelitiannya. Tiap jenis punya tingkat presisi yang berbeda-beda.

  • Neraca Ohaus dua lengan: ketelitiannya biasanya sampai 1 gram, cocok untuk pengukuran kasar.
  • Neraca Ohaus tiga lengan: ketelitiannya bisa mencapai 0,1 gram, ini yang paling umum dipakai.
  • Neraca Ohaus empat lengan: ketelitiannya sampai 0,01 gram, dipakai kalau butuh hasil yang sangat presisi.
  • Neraca Ohaus digital: tergantung modelnya, ada yang bisa sampai 0,001 gram.

Semakin kecil skala terkecil yang bisa dibaca pada lengan atau layarnya, semakin teliti pula alat itu dalam mengukur berat. Makanya penting untuk memilih jenis neraca sesuai kebutuhan, biar nggak keluar biaya lebih untuk tingkat presisi yang sebenarnya tidak diperlukan.

Cara Membaca Neraca Ohaus

Banyak orang sudah bisa menimbang, tapi masih sering keliru saat membaca hasilnya. Padahal cara membaca neraca Ohaus itu sebenarnya cukup sederhana asal tahu triknya.

  1. Pastikan jarum penunjuk benar-benar di titik tengah sebelum mulai membaca angka pada skala.
  2. Perhatikan posisi pemberat di tiap lengan, mulai dari lengan dengan skala terbesar.
  3. Catat angka yang ditunjukkan tiap pemberat, biasanya ada dua sampai empat angka tergantung jumlah lengannya.
  4. Jumlahkan semua angka tersebut, hasil penjumlahannya itulah berat benda yang ditimbang.
  5. Baca dari posisi sejajar mata, bukan dari atas atau samping, supaya tidak salah baca akibat sudut pandang.

Kesalahan baca yang paling sering terjadi biasanya bukan soal hitungannya, tapi soal posisi mata saat membaca skala. Kalau dilihat dari sudut yang keliru, hasilnya bisa meleset meskipun caranya sudah benar.

Artikel Terkait : Kalibrasi Alat Ukur

Cara Menggunakan Neraca Ohaus Dalam Kehidupan Sehari Hari (Langkah Demi Langkah)

Bagaimana cara menggunakan neraca ohaus ?, ini lah caranya :

  1. Letakkan neraca di permukaan yang rata. Ini penting agar hasil timbang akurat.
  2. Pastikan skala berada di angka nol. Jika belum, atur menggunakan sekrup penyetel.
  3. Letakkan benda yang ingin ditimbang di piring neraca.
  4. Pindahkan pemberat ke sepanjang batang skala. Gerakkan satu per satu, dari yang besar ke yang kecil, sampai jarum penunjuk kembali ke titik seimbang.
  5. Jumlahkan nilai pada semua skala. Itu adalah berat benda Anda.

Contoh Penggunaan Neraca Ohaus Dalam Kehidupan Sehari Hari (Di Rumah)

  1. Menimbang Bahan Kue
    Saat membuat kue, takaran yang tepat sangat penting. Salah sedikit bisa membuat kue bantat atau terlalu keras. Neraca Ohaus membantu menimbang bahan seperti tepung, gula, dan mentega dengan tepat.
  2. Membagi Porsi Makanan
    Ingin hidup sehat? Mulailah dari mengukur porsi makan. Gunakan neraca Ohaus untuk menimbang daging, sayur, atau nasi agar tidak berlebihan dan sesuai kebutuhan tubuh.
  3. Mengecek Berat Barang Jualan
    Jika Anda berjualan barang seperti rempah, biji kopi, atau logam kecil, neraca Ohaus membantu menimbang secara presisi. Pembeli senang karena mendapat jumlah yang pas, dan Anda pun dipercaya.
  4. Eksperimen Anak di Rumah
    Anak-anak bisa belajar sains dengan cara menyenangkan. Gunakan neraca Ohaus untuk percobaan sederhana. Misalnya, bandingkan berat benda logam dan plastik. Ini bisa menumbuhkan rasa ingin tahu dan cinta belajar.

Mengapa Harus Tahu Cara Menggunakan Neraca Ohaus?

Sekarang kita hidup di zaman serba cepat. Teknologi berkembang pesat. Tapi, pemahaman dasar seperti mengukur berat tetap penting. Mengerti cara kerja neraca Ohaus bisa membuat kita lebih teliti, disiplin, dan siap menghadapi dunia yang berubah cepat. Ini adalah salah satu cara agar kita tidak tertinggal oleh revolusi AI. Orang yang tahu cara mengukur dengan akurat punya nilai lebih di mata dunia kerja dan bisnis.

Kesalahan yang Sering Terjadi dan Cara Menghindarinya

  • Tidak menaruh neraca di tempat yang rata: Ini bisa membuat hasil berat jadi salah.
  • Lupa menyetel ke nol sebelum mulai: Pastikan posisi awalnya sudah pas sebelum menimbang.
  • Tergesa-gesa saat membaca hasil: Baca pelan dan pastikan posisi jarum benar-benar di tengah.

Apa Manfaat Jangka Panjangnya?

Dengan rutin menggunakan neraca Ohaus, Anda melatih kejelian dan disiplin. Dua hal ini sangat dibutuhkan di masa depan, apalagi saat AI dan robot mengambil alih banyak pekerjaan teknis. Kemampuan dasar seperti mengukur berat dengan tepat membuat Anda tetap unggul, bahkan saat dunia berubah cepat.

FAQ Tentang Neraca Ohaus

Neraca ohaus untuk mengukur apa?

untuk mengukur berat atau massa suatu benda, biasanya benda seperti bahan kue, atau bahan mentah apapun.

Neraca digunakan untuk mengukur apa?

Neraca digunakan untuk mengukur massa atau berat dengan ketelitian 0.01 gram

Sekian artikel mengenai penggunaan neraca ohaus dalam kehidupan sehari hari, semoga bisa bermanfaat buat kamu. Simak artikel lainnya di https://teknikjaya.co.id/.

Author
  • noval

    Saya (Noval) adalah Machining Expert juga sebagai Operasional Manager di Teknik Jaya Component. Ahli Praktek dan Teori di bidang CNC Bubut dan Milling machining. Sudah Lebih dari 10 tahun berpengalaman di bidang machining dan pembuatan spare part industrial. Termasuk juga, saya membuat konten-konten mengenai pengerjaan logam terutama teknik mesin industri sub-bidang machining. hubungi saya di noval@teknikjaya.co.id dan Linked in : Noval Abu Said.

Please Share This Article