<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sumber Daya Manusia Archives - Teknik Jaya News</title>
	<atom:link href="https://teknikjaya.co.id/news/https:/teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://teknikjaya.co.id/news/https:/teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/</link>
	<description>Berita Industri, Manufaktur, dan Engineering</description>
	<lastBuildDate>Mon, 01 Jun 2026 14:14:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>
	<item>
		<title>Di Tengah Populasi Muda yang Melimpah, Industri Masih Kekurangan Tenaga Kerja yang Siap Pakai</title>
		<link>https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/di-tengah-populasi-muda-yang-melimpah-industri-masih-kekurangan-tenaga-kerja-yang-siap-pakai/</link>
					<comments>https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/di-tengah-populasi-muda-yang-melimpah-industri-masih-kekurangan-tenaga-kerja-yang-siap-pakai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[news_tjc]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 13:46:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumber Daya Manusia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://teknikjaya.co.id/news/?p=697</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, 28 MEI 2026&#160;Indonesia memiliki salah satu populasi usia produktif terbesar di Asia Tenggara. Tapi besar tidak otomatis berarti siap. Data dari berbagai pelatihan industri menunjukkan bahwa kesenjangan antara kompetensi lulusan dan kebutuhan pabrik masih menjadi tembok yang sama tingginya dengan optimisme demografi. ASEAN-Japan Forum yang digelar di Jakarta (19/5) justru mengangkat masalah itu sebagai [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/di-tengah-populasi-muda-yang-melimpah-industri-masih-kekurangan-tenaga-kerja-yang-siap-pakai/">Di Tengah Populasi Muda yang Melimpah, Industri Masih Kekurangan Tenaga Kerja yang Siap Pakai</a> appeared first on <a href="https://teknikjaya.co.id/news">Teknik Jaya News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-7387b849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-white-color has-text-color has-background has-link-color wp-elements-3d14e93bc6da9ed6598d265a518db97a is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="background-color:#003e62;padding-top:var(--wp--preset--spacing--30);padding-right:var(--wp--preset--spacing--40);padding-bottom:var(--wp--preset--spacing--30);padding-left:var(--wp--preset--spacing--40)"><div class="yoast-breadcrumbs"><span><span><a href="https://teknikjaya.co.id/news/">Home</a></span> » <span class="breadcrumb_last" aria-current="page">Sumber Daya Manusia</span></span></div></div>
</div>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>JAKARTA, 28 MEI 2026</strong>&nbsp;Indonesia memiliki salah satu populasi usia produktif terbesar di Asia Tenggara. Tapi besar tidak otomatis berarti siap. Data dari berbagai pelatihan industri menunjukkan bahwa kesenjangan antara kompetensi lulusan dan kebutuhan pabrik masih menjadi tembok yang sama tingginya dengan optimisme demografi.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/06/ASEAN-JAPAN-1024x683.webp" alt="" class="wp-image-705" srcset="https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/06/ASEAN-JAPAN-1024x683.webp 1024w, https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/06/ASEAN-JAPAN-300x200.webp 300w, https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/06/ASEAN-JAPAN-768x512.webp 768w, https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/06/ASEAN-JAPAN.webp 1156w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">ASEAN-Japan Forum yang digelar di Jakarta (19/5) justru mengangkat masalah itu sebagai isu utama: transformasi digital dan industri hijau membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya bisa mengoperasikan mesin, tapi juga memahami IoT, mengelola data, dan berkontribusi pada efisiensi energi. Sementara itu, sistem pendidikan vokasi dan pelatihan kerja masih dalam proses mengejar ketertinggalan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Data yang Perlu Diketahui</strong></p>



<ol class="wp-block-list">
<li><strong>110 orang</strong>&nbsp;peserta pelatihan LeMMI 4.0 (2021–2026) untuk dosen dan mahasiswa Politeknik STMI Jakarta</li>



<li><strong>258 orang</strong>&nbsp;praktisi industri di PIDI 4.0 yang mendapat pelatihan serupa</li>



<li><strong>Sejak 2022</strong>&nbsp;kerja sama Kemenperin dengan METI Jepang dan AOTS untuk penguatan tenaga pengajar</li>



<li><strong>5S &amp; Kaizen</strong>&nbsp;metodologi yang dikembangkan untuk produktivitas</li>



<li><strong>GX dan DX</strong>&nbsp;fokus perluasan program pada 2025 (Green &amp; Digital Transformation)</li>



<li><strong>Big Data, IoT, Cloud Computing</strong>&nbsp;topik pelatihan BPSDMI untuk level manajerial</li>
</ol>



<h2 class="wp-block-heading">Kesenjangan yang Tidak Bisa Ditutup Hanya dengan Slogan</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut tantangan utama ada di dua tempat: kesiapan teknologi digital dan kualitas tenaga kerja. Kalimat itu memang benar. Tapi dari angka peserta pelatihan di atas — 110 orang untuk rentang lima tahun — terlihat bahwa program yang ada masih bersifat pilot, tidak masif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Populasi usia produktif Indonesia → puluhan juta orang</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peserta pelatihan industri 4.0 dari program unggulan → ratusan orang</p>



<p class="wp-block-paragraph">Artinya, rasio pelatihan terhadap kebutuhan masih sangat kecil. BPSDMI memang aktif menyelenggarakan program, tapi skalanya belum sebanding dengan target&nbsp;<em>Making Indonesia 4.0</em>.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Apa yang Disampaikan Forum, dan Apa yang Tidak</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Presiden Direktur JETRO Jakarta, Shinji Hirai, menyoroti bahwa industri butuh talenta dengan kemampuan pemecahan masalah dan adaptasi. Ini adalah diagnosis yang tepat. Namun forum tersebut — seperti kebanyakan forum kerja sama — lebih banyak menghasilkan pernyataan komitmen daripada mekanisme pendanaan atau target kuantitatif yang mengikat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala BPSDMI Doddy Rahadi menekankan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan institusi pendidikan. Tapi pertanyaan yang tidak terjawab:&nbsp;<strong>siapa yang membayar untuk peningkatan skala?</strong>&nbsp;Program dari Jepang melalui AOTS dan METI memberikan metodologi (5S, Kaizen, GX, DX), tapi kapasitas pelatih dan sarana prasarana tetap menjadi beban APBN yang terbatas.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Yang Berhasil Dilakukan — dan Batasannya</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemenperin bersama mitra Jepang telah menjalankan proyek pengembangan SDM sejak 2022. Hasil konkretnya:</p>



<p class="wp-block-paragraph">→ Penguatan tenaga pengajar di politeknik industri<br>→ Pelatihan LeMMI 4.0 untuk 110 dosen &amp; mahasiswa<br>→ Pelatihan 258 praktisi di PIDI 4.0<br>→ Topik Big Data, IoT, Cloud Computing mulai diajarkan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ini bukan pencapaian kecil. Tapi&nbsp;<strong>110 orang dalam lima tahun</strong>&nbsp;tidak akan mengubah struktur angkatan kerja Indonesia secara signifikan. Sementara itu, industri garmen, elektronik, dan otomotif terus mengeluh soal kesulitan mencari tenaga terampil.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Paradoks yang Tak Terhindarkan</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Indonesia punya bonus demografi terbesar dalam sejarahnya. Tapi jika sistem pelatihan hanya menjangkau sebagian kecil dari populasi itu, bonus tersebut akan berubah menjadi beban: banyak pengangguran muda yang tidak memiliki keterampilan yang dicari industri.</em></p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup: Program Sudah Ada, Skalanya yang Jadi Pekerjaan Rumah</h2>



<p class="wp-block-paragraph">ASEAN-Japan Forum berhasil menjadi ruang kolaborasi yang produktif secara diplomatik. Tapi kolaborasi tanpa target ekspansi tahunan yang agresif hanya akan menghasilkan laporan kemajuan, bukan lompatan daya saing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemenperin dan BPSDMI memiliki fondasi yang benar: pelatihan berbasis kebutuhan industri, keterlibatan mitra internasional, dan fokus pada 4.0. Yang kurang adalah kecepatan dan skala.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Pertanyaan yang relevan bukan apakah program ini bagus — jelas iya. Pertanyaannya: berapa juta tenaga kerja yang akan tersentuh dalam lima tahun ke depan, dan dengan anggaran berapa?</strong></p>



<p class="has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color has-small-font-size wp-elements-3e2e0fdd39ca4b44bb6ffc228f85a4aa wp-block-paragraph">*Sumber: Keterangan tertulis Kemenperin, Jakarta, 28 Mei 2026; ASEAN-Japan Forum di Jakarta, 19 Mei 2026.</p>


<div id="block-38c182ec-08fb-4d7f-84a9-5a58267272e9"><div class="sb-news-module-six wp-block-smart-blocks wp-block-smart-blocks-news-module-six"><h2 class="sb-block-title sb-title-style2 "><span>Artikel Lainnya</span></h2><div class="sb-news-module-six-wrap"><div class="sb-big-block"><div class="sb-post-item"><div class="sb-post-thumb"><a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/indonesia-butuh-lompatan-digital-yang-benar-benar-buat-hidupmu-lebih-mudah/"><div class="sb-thumb-container"><img decoding="async" alt="Kenapa Indonesia Butuh “Lompatan Digital” yang Benar-Benar Buat Hidupmu Lebih Mudah" src="https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/04/Grand-Opening-and-Technology-Showcase-Shaping-The-Future-of-Digital-Connectivity.webp"></div><div class="sb-post-content sb-gradient-overlay"><h3 class="sb-large-title sb-post-title "><span>Kenapa Indonesia Butuh &#8220;Lompatan Digital&#8221; yang Benar-Benar Buat Hidupmu Lebih Mudah</span></h3><div class="sb-post-meta"><span class="sb-post-author "><i class="mdi-account"></i>Rani Rahmawati</span><span class="sb-post-date "><i class="mdi-clock-time-four-outline"></i>April 24, 2026</span><span class="sb-post-comment "><i class="mdi-comment-outline"></i>0</span></div></div></a><ul class="post-categories">
	<li><a href="https://teknikjaya.co.id/news/https:/teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/" rel="category tag">Sumber Daya Manusia</a></li></ul></div></div></div><div class="sb-small-block"><div class="sb-post-item"><div class="sb-post-thumb"><a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/terobosan-dari-atas-jurang-105-jembatan-gantung-siap-putus-isolasi-desa/"><div class="sb-thumb-container"><img decoding="async" alt="Terobosan dari Atas Jurang: 105 Jembatan Gantung Siap Putus Isolasi Desa" src="https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/04/jembatan-gantung.webp"></div></a></div><div class="sb-post-content"><h3 class="sb-post-title "><a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/terobosan-dari-atas-jurang-105-jembatan-gantung-siap-putus-isolasi-desa/">Terobosan dari Atas Jurang: 105 Jembatan Gantung Siap Putus Isolasi Desa</a></h3><div class="sb-post-meta"><span class="sb-post-date "><i class="mdi-clock-time-four-outline"></i>April 24, 2026</span></div><div class="sb-excerpt"></div></div></div><div class="sb-post-item"><div class="sb-post-thumb"><a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/airbus-masuk-indonesia-incar-posisi-ke-4-pasar-aviasi-dunia-tapi-masih-ada-pr-besar/"><div class="sb-thumb-container"><img decoding="async" alt="Airbus Masuk, Indonesia Incar Posisi ke-4 Pasar Aviasi Dunia. Tapi Masih Ada PR Besar." src="https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/05/Menperin.webp"></div></a></div><div class="sb-post-content"><h3 class="sb-post-title "><a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/airbus-masuk-indonesia-incar-posisi-ke-4-pasar-aviasi-dunia-tapi-masih-ada-pr-besar/">Airbus Masuk, Indonesia Incar Posisi ke-4 Pasar Aviasi Dunia. Tapi Masih Ada PR Besar.</a></h3><div class="sb-post-meta"><span class="sb-post-date "><i class="mdi-clock-time-four-outline"></i>May 8, 2026</span></div><div class="sb-excerpt"></div></div></div><div class="sb-post-item"><div class="sb-post-thumb"><a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/desa-bukan-lagi-tempat-pulang-tapi-ladang-cuan-bagaimana-program-kemendesa-mengubah-peta-ekonomi-generasi-muda/"><div class="sb-thumb-container"><img decoding="async" alt="Desa Bukan Lagi Tempat Pulang, Tapi Ladang Cuan: Bagaimana Program Kemendesa Mengubah Peta Ekonomi Generasi Muda" src="https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/04/suasana.webp"></div></a></div><div class="sb-post-content"><h3 class="sb-post-title "><a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/desa-bukan-lagi-tempat-pulang-tapi-ladang-cuan-bagaimana-program-kemendesa-mengubah-peta-ekonomi-generasi-muda/">Desa Bukan Lagi Tempat Pulang, Tapi Ladang Cuan: Bagaimana Program Kemendesa Mengubah Peta Ekonomi Generasi Muda</a></h3><div class="sb-post-meta"><span class="sb-post-date "><i class="mdi-clock-time-four-outline"></i>April 26, 2026</span></div><div class="sb-excerpt"></div></div></div></div></div></div></div><p>The post <a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/di-tengah-populasi-muda-yang-melimpah-industri-masih-kekurangan-tenaga-kerja-yang-siap-pakai/">Di Tengah Populasi Muda yang Melimpah, Industri Masih Kekurangan Tenaga Kerja yang Siap Pakai</a> appeared first on <a href="https://teknikjaya.co.id/news">Teknik Jaya News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/di-tengah-populasi-muda-yang-melimpah-industri-masih-kekurangan-tenaga-kerja-yang-siap-pakai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Airbus Masuk, Indonesia Incar Posisi ke-4 Pasar Aviasi Dunia. Tapi Masih Ada PR Besar.</title>
		<link>https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/airbus-masuk-indonesia-incar-posisi-ke-4-pasar-aviasi-dunia-tapi-masih-ada-pr-besar/</link>
					<comments>https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/airbus-masuk-indonesia-incar-posisi-ke-4-pasar-aviasi-dunia-tapi-masih-ada-pr-besar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rani Rahmawati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 May 2026 04:12:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumber Daya Manusia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://teknikjaya.co.id/news/?p=651</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, 6 MEI 2026, Bappenas dan Airbus SAS hari ini menandatangani Joint Declaration of Intent, perjanjian kerja sama yang menempatkan Indonesia sebagai mitra strategis salah satu produsen pesawat terbesar di dunia. Kemenperin menyambut langkah ini sebagai tonggak penting dalam membangun industri dirgantara nasional yang selama ini baru separuh jalan. Momentumnya memang tepat. Pasar penerbangan global [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/airbus-masuk-indonesia-incar-posisi-ke-4-pasar-aviasi-dunia-tapi-masih-ada-pr-besar/">Airbus Masuk, Indonesia Incar Posisi ke-4 Pasar Aviasi Dunia. Tapi Masih Ada PR Besar.</a> appeared first on <a href="https://teknikjaya.co.id/news">Teknik Jaya News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-7387b849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-white-color has-text-color has-background has-link-color wp-elements-3d14e93bc6da9ed6598d265a518db97a is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="background-color:#003e62;padding-top:var(--wp--preset--spacing--30);padding-right:var(--wp--preset--spacing--40);padding-bottom:var(--wp--preset--spacing--30);padding-left:var(--wp--preset--spacing--40)"><div class="yoast-breadcrumbs"><span><span><a href="https://teknikjaya.co.id/news/">Home</a></span> » <span class="breadcrumb_last" aria-current="page">Sumber Daya Manusia</span></span></div></div>
</div>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>JAKARTA, 6 MEI 2026, </strong>Bappenas dan Airbus SAS hari ini menandatangani Joint Declaration of Intent, perjanjian kerja sama yang menempatkan Indonesia sebagai mitra strategis salah satu produsen pesawat terbesar di dunia. Kemenperin menyambut langkah ini sebagai tonggak penting dalam membangun industri dirgantara nasional yang selama ini baru separuh jalan.</p>



<figure class="wp-block-image aligncenter size-full"><img decoding="async" width="986" height="657" src="https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/05/Menperin.webp" alt="" class="wp-image-652" srcset="https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/05/Menperin.webp 986w, https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/05/Menperin-300x200.webp 300w, https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/05/Menperin-768x512.webp 768w" sizes="(max-width: 986px) 100vw, 986px" /><figcaption class="wp-element-caption">MENPERIN</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Momentumnya memang tepat. Pasar penerbangan global sedang di titik tertingginya. Tapi kondisi industri aviasi Indonesia sendiri masih memperlihatkan kontradiksi yang perlu diselesaikan, dan kerja sama dengan Airbus baru bermakna jika kontradiksi itu dijawab.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Pasar Aviasi Global Sedang Meledak</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Data McKinsey &amp; Company mencatat pesanan pesawat komersial dunia mencapai rekor 15.700 unit sepanjang 2024, angka tertinggi dalam sejarah industri penerbangan. Industri ini tidak sedang stagnan; ia sedang dalam siklus ekspansi besar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Indonesia berada di posisi yang strategis secara geografis dan demografis untuk memanfaatkan momen ini. IATA memproyeksikan Indonesia akan menjadi pasar penerbangan terbesar keempat di dunia pada 2030, melewati Jepang, Jerman, dan Inggris.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>15.700 unit  </strong>Pesanan pesawat global 2024 (rekor)</li>



<li><strong>ke-4 dunia  </strong>Proyeksi posisi Indonesia di pasar aviasi global 2030</li>



<li><strong>578 unit  </strong>Jumlah pesawat beroperasi di Indonesia (2025)</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><em>Pasar terbesar keempat di dunia pada 2030, tapi armada yang beroperasi justru menyusut. Ini bukan kontradiksi kecil.</em></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading">Yang Sudah Dimiliki Indonesia: PTDI dan Ekosistem MRO</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelum bicara kerja sama dengan Airbus, penting untuk tahu apa yang sudah ada. PT Dirgantara Indonesia (PTDI) adalah satu dari sedikit perusahaan di Asia Tenggara yang mampu memproduksi pesawat sendiri, bukan sekadar merakit komponen impor.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>N219 →&nbsp; </strong>TKDN 44,69%, pesawat perintis untuk daerah terpencil</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>NC212i →&nbsp; </strong>TKDN 42,15%, andalan penerbangan perintis domestik</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>CN235 →&nbsp; </strong>TKDN 38,74%, digunakan militer dan sipil</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>C295 →&nbsp; </strong>TKDN 20,87%, produksi bersama Airbus Spanyol</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ekosistem pendukungnya juga sudah terbentuk: 12 perusahaan komponen pesawat di bawah INACOM, 7 di antaranya bersertifikat standar internasional AS9100. Ditambah 64 perusahaan MRO bersertifikat AMO yang tersebar di seluruh Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fondasi ini yang seharusnya jadi titik masuk kerja sama dengan Airbus, bukan membangun dari nol, melainkan mempercepat kapabilitas yang sudah ada.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Masalah yang Tidak Boleh Diabaikan</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Di tengah proyeksi pasar yang cerah, industri MRO Indonesia sedang menghadapi tekanan dari tiga arah sekaligus: armada yang beroperasi menyusut ke 578 unit di 2025, gangguan rantai pasok global yang belum pulih sepenuhnya, dan biaya operasional yang terus naik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berkurangnya jumlah pesawat aktif langsung memukul pendapatan perusahaan MRO, karena lebih sedikit pesawat berarti lebih sedikit kontrak perawatan. Sementara itu, komponen pengganti dari luar negeri makin mahal dan lead time-nya makin panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Respons pemerintah: bea masuk suku cadang pesawat dipangkas ke 0% melalui Skema Khusus Bab 98, mencakup 148 pos tarif dan 448 jenis barang. Kebijakan ini langsung menekan biaya perawatan dan memberi napas lebih bagi operator MRO lokal.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Tiga Komitmen Kemenperin dalam Kerja Sama Ini</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Kemenperin tidak hanya &#8220;menyambut baik&#8221; kerja sama ini, mereka memasang tiga instrumen kebijakan konkret sebagai dukungan:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Prioritas industri →  </strong>Industri kedirgantaraan masuk sebagai sektor prioritas dalam Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional. Bukan lagi sektor pelengkap, statusnya kini setara dengan industri strategis lain.</li>



<li><strong>Insentif investasi →  </strong>Paket fiskal dan nonfiskal tersedia: bea masuk 0% untuk suku cadang, pembebasan larangan impor bahan baku, dan kemudahan perizinan.</li>



<li><strong>Penguatan rantai pasok →  </strong>Pendampingan sertifikasi internasional untuk produsen komponen lokal dan peningkatan kapabilitas jasa reparasi, agar lebih banyak perusahaan lokal bisa masuk ke standar AS9100.</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Deklarasi Ini Baru Permulaan</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Joint Declaration of Intent adalah kerangka niat, bukan kontrak. Yang menentukan apakah kerja sama ini menghasilkan sesuatu adalah negosiasi teknis berikutnya: berapa persen komponen yang diproduksi di Indonesia, berapa banyak engineer lokal yang dilatih, dan apakah PTDI masuk ke rantai pasok Airbus secara bermakna atau hanya menjadi assembler.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><em>&#8220;Kami berharap kolaborasi ini menghadirkan alih teknologi nyata, peningkatan kandungan lokal, dan penguatan SDM dirgantara, bukan sekadar menghasilkan kerangka kerja.&#8221;, Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita</em></strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Ambisi pasar ke-4 dunia pada 2030 masih empat tahun lagi. Waktu yang cukup untuk membuktikan bahwa kerja sama dengan Airbus ini bukan seremoni diplomatik, tapi betul-betul mengubah posisi Indonesia di peta industri penerbangan global.</p>



<p class="has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color has-small-font-size wp-elements-e021d31c92ac9fc3e375b4ee0ef2dd35 wp-block-paragraph">SUMBER : https://kemenperin.go.id/artikel/72482730/Kemenperin-Dukung-Penuh-Kolaborasi-Bappenas-dan-Airbus-untuk-Perkuat-Ekosistem-Industri-Dirgantara-Nasional</p>


<div id="block-9911fada-af33-4b08-a856-827b3e3fed65"><div class="sb-news-module-six wp-block-smart-blocks wp-block-smart-blocks-news-module-six"><h2 class="sb-block-title sb-title-style2 "><span>Artikel Lainnya</span></h2><div class="sb-news-module-six-wrap"><div class="sb-big-block"><div class="sb-post-item"><div class="sb-post-thumb"><a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/kemenperin-bantu-industri-kecil-urus-sertifikat-tkdn-self-declare-gratis-tapi-dampaknya-belum-terukur/"><div class="sb-thumb-container"><img decoding="async" alt="Kemenperin Bantu Industri Kecil Urus Sertifikat TKDN Self Declare Gratis, Tapi Dampaknya Belum Terukur" src="https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/05/Kemenperin-Permudah-Industri-Kecil-Raih-Sertifikat-TKDN-1024x652.webp"></div><div class="sb-post-content sb-gradient-overlay"><h3 class="sb-large-title sb-post-title "><span>Kemenperin Bantu Industri Kecil Urus Sertifikat TKDN Self Declare Gratis, Tapi Dampaknya Belum Terukur</span></h3><div class="sb-post-meta"><span class="sb-post-author "><i class="mdi-account"></i>Rani Rahmawati</span><span class="sb-post-date "><i class="mdi-clock-time-four-outline"></i>May 1, 2026</span><span class="sb-post-comment "><i class="mdi-comment-outline"></i>0</span></div></div></a><ul class="post-categories">
	<li><a href="https://teknikjaya.co.id/news/https:/teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/" rel="category tag">Sumber Daya Manusia</a></li></ul></div></div></div><div class="sb-small-block"><div class="sb-post-item"><div class="sb-post-thumb"><a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/terobosan-dari-atas-jurang-105-jembatan-gantung-siap-putus-isolasi-desa/"><div class="sb-thumb-container"><img decoding="async" alt="Terobosan dari Atas Jurang: 105 Jembatan Gantung Siap Putus Isolasi Desa" src="https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/04/jembatan-gantung.webp"></div></a></div><div class="sb-post-content"><h3 class="sb-post-title "><a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/terobosan-dari-atas-jurang-105-jembatan-gantung-siap-putus-isolasi-desa/">Terobosan dari Atas Jurang: 105 Jembatan Gantung Siap Putus Isolasi Desa</a></h3><div class="sb-post-meta"><span class="sb-post-date "><i class="mdi-clock-time-four-outline"></i>April 24, 2026</span></div><div class="sb-excerpt"></div></div></div><div class="sb-post-item"><div class="sb-post-thumb"><a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/jadi-coffee-roaster-ternyata-bisa-jadi-karier-masa-depan-kemenperin-kasih-sertifikasinya-gratis/"><div class="sb-thumb-container"><img decoding="async" alt="Jadi Coffee Roaster Ternyata Bisa Jadi Karier Masa Depan, Kemenperin Kasih Sertifikasinya Gratis" src="https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/04/Sertifikasi-Penyangraian-kemenperin-1024x603.webp"></div></a></div><div class="sb-post-content"><h3 class="sb-post-title "><a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/jadi-coffee-roaster-ternyata-bisa-jadi-karier-masa-depan-kemenperin-kasih-sertifikasinya-gratis/">Jadi Coffee Roaster Ternyata Bisa Jadi Karier Masa Depan, Kemenperin Kasih Sertifikasinya Gratis</a></h3><div class="sb-post-meta"><span class="sb-post-date "><i class="mdi-clock-time-four-outline"></i>April 25, 2026</span></div><div class="sb-excerpt"></div></div></div><div class="sb-post-item"><div class="sb-post-thumb"><a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/indonesia-butuh-lompatan-digital-yang-benar-benar-buat-hidupmu-lebih-mudah/"><div class="sb-thumb-container"><img decoding="async" alt="Kenapa Indonesia Butuh “Lompatan Digital” yang Benar-Benar Buat Hidupmu Lebih Mudah" src="https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/04/Grand-Opening-and-Technology-Showcase-Shaping-The-Future-of-Digital-Connectivity.webp"></div></a></div><div class="sb-post-content"><h3 class="sb-post-title "><a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/indonesia-butuh-lompatan-digital-yang-benar-benar-buat-hidupmu-lebih-mudah/">Kenapa Indonesia Butuh &#8220;Lompatan Digital&#8221; yang Benar-Benar Buat Hidupmu Lebih Mudah</a></h3><div class="sb-post-meta"><span class="sb-post-date "><i class="mdi-clock-time-four-outline"></i>April 24, 2026</span></div><div class="sb-excerpt"></div></div></div></div></div></div></div><p>The post <a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/airbus-masuk-indonesia-incar-posisi-ke-4-pasar-aviasi-dunia-tapi-masih-ada-pr-besar/">Airbus Masuk, Indonesia Incar Posisi ke-4 Pasar Aviasi Dunia. Tapi Masih Ada PR Besar.</a> appeared first on <a href="https://teknikjaya.co.id/news">Teknik Jaya News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/airbus-masuk-indonesia-incar-posisi-ke-4-pasar-aviasi-dunia-tapi-masih-ada-pr-besar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenperin Bantu Industri Kecil Urus Sertifikat TKDN Self Declare Gratis, Tapi Dampaknya Belum Terukur</title>
		<link>https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/kemenperin-bantu-industri-kecil-urus-sertifikat-tkdn-self-declare-gratis-tapi-dampaknya-belum-terukur/</link>
					<comments>https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/kemenperin-bantu-industri-kecil-urus-sertifikat-tkdn-self-declare-gratis-tapi-dampaknya-belum-terukur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rani Rahmawati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 May 2026 09:17:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumber Daya Manusia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://teknikjaya.co.id/news/?p=603</guid>

					<description><![CDATA[<p>Salah satu masalah utama industri kecil di Indonesia adalah kesulitan menembus pasar pengadaan barang dan jasa pemerintah. Padahal, pemerintah mewajibkan 40 persen nilai anggaran belanja barang/jasa berasal dari usaha mikro, kecil, dan koperasi. Hambatan terbesar: proses sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang dianggap rumit dan mahal. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) merespons dengan memberikan kemudahan. Melalui [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/kemenperin-bantu-industri-kecil-urus-sertifikat-tkdn-self-declare-gratis-tapi-dampaknya-belum-terukur/">Kemenperin Bantu Industri Kecil Urus Sertifikat TKDN Self Declare Gratis, Tapi Dampaknya Belum Terukur</a> appeared first on <a href="https://teknikjaya.co.id/news">Teknik Jaya News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-7387b849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-white-color has-text-color has-background has-link-color wp-elements-6c526848950fb6b3bfce053ae2e0bcc8 is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="background-color:#003e62"><div class="yoast-breadcrumbs"><span><span><a href="https://teknikjaya.co.id/news/">Home</a></span> » <span class="breadcrumb_last" aria-current="page">Sumber Daya Manusia</span></span></div></div>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu masalah utama industri kecil di Indonesia adalah kesulitan menembus pasar pengadaan barang dan jasa pemerintah. Padahal, pemerintah mewajibkan 40 persen nilai anggaran belanja barang/jasa berasal dari usaha mikro, kecil, dan koperasi. Hambatan terbesar: proses sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang dianggap rumit dan mahal.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="652" src="https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/05/Kemenperin-Permudah-Industri-Kecil-Raih-Sertifikat-TKDN-1024x652.webp" alt="" class="wp-image-604" srcset="https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/05/Kemenperin-Permudah-Industri-Kecil-Raih-Sertifikat-TKDN-1024x652.webp 1024w, https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/05/Kemenperin-Permudah-Industri-Kecil-Raih-Sertifikat-TKDN-300x191.webp 300w, https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/05/Kemenperin-Permudah-Industri-Kecil-Raih-Sertifikat-TKDN-768x489.webp 768w, https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/05/Kemenperin-Permudah-Industri-Kecil-Raih-Sertifikat-TKDN.webp 1115w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">sosialisasi TKDN Kemenperin</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Kementerian Perindustrian (Kemenperin) merespons dengan memberikan kemudahan. Melalui Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 35 Tahun 2025, industri kecil kini bisa mengajukan sertifikasi TKDN dengan skema&nbsp;<strong>self declare tanpa dipungut biaya</strong>. Syaratnya: terdaftar di SIINas dan telah tervalidasi sebagai industri kecil.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan kebijakan ini bertujuan memperluas pangsa pasar produk dalam negeri sekaligus menciptakan efek berlipat ganda terhadap ekonomi nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai bentuk implementasi, Kemenperin menggelar&nbsp;<strong>Sosialisasi dan Pendampingan Sertifikasi TKDN</strong>&nbsp;secara hybrid di Politeknik AKA Bogor pada 20 April 2026. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh 65 peserta (industri kecil dan aparat pembina industri dari Kota/Kabupaten Bogor), serta lebih dari 250 peserta daring dari berbagai daerah di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendampingan dibagi menjadi dua sesi: diskusi panel (luring dan daring) serta sesi konsultasi meja (desk consultation) untuk peserta luring. Kemenperin juga bekerja sama dengan dinas setempat dan Pusat P3DN.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Jenderal IKMA Reni Yanita berharap kebijakan ini dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, ada beberapa keterbatasan yang harus diakui secara jujur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertama,&nbsp;<strong>belum ada data berapa banyak industri kecil yang berhasil mendapatkan sertifikat TKDN self declare</strong>&nbsp;pasca sosialisasi ini. Kegiatan pendampingan baru sebatas sosialisasi dan konsultasi, bukan hasil akhir. Apakah peserta kemudian benar-benar mengajukan dan memperoleh sertifikat? Artikel ini tidak menyebutkan angka keberhasilan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kedua, meskipun biaya pengajuan gratis, proses validasi sebagai industri kecil tetap memiliki persyaratan administrasi. Industri kecil yang tidak terdaftar di SIINas atau belum tervalidasi tetap tidak bisa mengakses skema ini. Ini bisa menjadi hambatan tersendiri bagi industri yang sangat kecil atau informal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketiga, sosialisasi baru dilakukan di Bogor. Meskipun ada peserta daring dari berbagai daerah, pendampingan tatap muka yang lebih intensif hanya terbatas bagi 65 peserta luring. Pemerataan akses pendampingan ke daerah lain masih menjadi tantangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wawasan yang bisa dipetik dari kebijakan ini: pertama, pemerintah menyadari bahwa sertifikasi TKDN selama ini menjadi tembok bagi industri kecil, sehingga respons dengan skema self declare gratis adalah langkah tepat. Kedua, pendampingan teknis sangat penting, bukan sekadar aturan. Ketiga, tanpa data keberhasilan yang terukur, sulit menilai apakah kebijakan ini benar-benar efektif atau sekadar kegiatan seremonial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kesimpulannya, Kemenperin telah merespons masalah akses pasar industri kecil dengan kebijakan TKDN self declare gratis dan pendampingan teknis. Bukti awal menunjukkan antusiasme peserta (315 orang) cukup tinggi. Namun, keterbatasannya sangat jelas: belum ada angka keberhasilan sertifikasi pasca pendampingan, jangkauan masih terpusat di Bogor, dan validasi administrasi tetap menjadi syarat. Wawasan utama untuk pembaca muda adalah bahwa kebijakan yang baik perlu diikuti dengan data dampak yang jujur, bukan hanya laporan kegiatan.</p>



<p class="has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color has-small-font-size wp-elements-3fe3782bc0081cc23b176e7f228d22bd wp-block-paragraph">referensi : https://www.kemenperin.go.id/artikel/72482714/Beri-Pendampingan,-Kemenperin-Permudah-Industri-Kecil-Raih-Sertifikat-TKDN</p>


<div id="block-fe020afb-0c58-4445-bb86-7530f2dc64b8"><div class="sb-news-module-six wp-block-smart-blocks wp-block-smart-blocks-news-module-six"><h2 class="sb-block-title sb-title-style2 "><span>Artikel Lainnya</span></h2><div class="sb-news-module-six-wrap"><div class="sb-big-block"><div class="sb-post-item"><div class="sb-post-thumb"><a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/di-tengah-populasi-muda-yang-melimpah-industri-masih-kekurangan-tenaga-kerja-yang-siap-pakai/"><div class="sb-thumb-container"><img decoding="async" alt="Di Tengah Populasi Muda yang Melimpah, Industri Masih Kekurangan Tenaga Kerja yang Siap Pakai" src="https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/06/ASEAN-JAPAN-1024x683.webp"></div><div class="sb-post-content sb-gradient-overlay"><h3 class="sb-large-title sb-post-title "><span>Di Tengah Populasi Muda yang Melimpah, Industri Masih Kekurangan Tenaga Kerja yang Siap Pakai</span></h3><div class="sb-post-meta"><span class="sb-post-author "><i class="mdi-account"></i>news_tjc</span><span class="sb-post-date "><i class="mdi-clock-time-four-outline"></i>June 1, 2026</span><span class="sb-post-comment "><i class="mdi-comment-outline"></i>0</span></div></div></a><ul class="post-categories">
	<li><a href="https://teknikjaya.co.id/news/https:/teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/" rel="category tag">Sumber Daya Manusia</a></li></ul></div></div></div><div class="sb-small-block"><div class="sb-post-item"><div class="sb-post-thumb"><a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/satu-per-empat-orang-pekerja-di-amerika-pangkas-dana-pensiun-sebuah-sinyal-yang-jadi-perhatian/"><div class="sb-thumb-container"><img decoding="async" alt="Satu per Empat Orang Pekerja di Amerika Pangkas Dana Pensiun, Sebuah Sinyal yang Jadi Perhatian" src="https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/04/Pangkas-Dana-Pensiun.webp"></div></a></div><div class="sb-post-content"><h3 class="sb-post-title "><a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/satu-per-empat-orang-pekerja-di-amerika-pangkas-dana-pensiun-sebuah-sinyal-yang-jadi-perhatian/">Satu per Empat Orang Pekerja di Amerika Pangkas Dana Pensiun, Sebuah Sinyal yang Jadi Perhatian</a></h3><div class="sb-post-meta"><span class="sb-post-date "><i class="mdi-clock-time-four-outline"></i>April 24, 2026</span></div><div class="sb-excerpt"></div></div></div><div class="sb-post-item"><div class="sb-post-thumb"><a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/jadi-coffee-roaster-ternyata-bisa-jadi-karier-masa-depan-kemenperin-kasih-sertifikasinya-gratis/"><div class="sb-thumb-container"><img decoding="async" alt="Jadi Coffee Roaster Ternyata Bisa Jadi Karier Masa Depan, Kemenperin Kasih Sertifikasinya Gratis" src="https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/04/Sertifikasi-Penyangraian-kemenperin-1024x603.webp"></div></a></div><div class="sb-post-content"><h3 class="sb-post-title "><a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/jadi-coffee-roaster-ternyata-bisa-jadi-karier-masa-depan-kemenperin-kasih-sertifikasinya-gratis/">Jadi Coffee Roaster Ternyata Bisa Jadi Karier Masa Depan, Kemenperin Kasih Sertifikasinya Gratis</a></h3><div class="sb-post-meta"><span class="sb-post-date "><i class="mdi-clock-time-four-outline"></i>April 25, 2026</span></div><div class="sb-excerpt"></div></div></div><div class="sb-post-item"><div class="sb-post-thumb"><a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/modus-lama-51-orang-nyaris-jadi-korban-152-paspor-disita-bp3mi-dki-jakarta/"><div class="sb-thumb-container"><img decoding="async" alt="51 Orang Nyaris Jadi Korban, 152 Paspor Disita: Ini Modus Lama yang Masih Menjebak Anak Muda Kita" src="https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/04/BP3MI-DKI-Jakarta-Gagalkan-Keberangkatan-51-Calon-Pekerja-Migran-Non-prosedural.webp"></div></a></div><div class="sb-post-content"><h3 class="sb-post-title "><a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/modus-lama-51-orang-nyaris-jadi-korban-152-paspor-disita-bp3mi-dki-jakarta/">51 Orang Nyaris Jadi Korban, 152 Paspor Disita: Ini Modus Lama yang Masih Menjebak Anak Muda Kita</a></h3><div class="sb-post-meta"><span class="sb-post-date "><i class="mdi-clock-time-four-outline"></i>April 27, 2026</span></div><div class="sb-excerpt"></div></div></div></div></div></div></div><p>The post <a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/kemenperin-bantu-industri-kecil-urus-sertifikat-tkdn-self-declare-gratis-tapi-dampaknya-belum-terukur/">Kemenperin Bantu Industri Kecil Urus Sertifikat TKDN Self Declare Gratis, Tapi Dampaknya Belum Terukur</a> appeared first on <a href="https://teknikjaya.co.id/news">Teknik Jaya News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/kemenperin-bantu-industri-kecil-urus-sertifikat-tkdn-self-declare-gratis-tapi-dampaknya-belum-terukur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pekerja Indonesia Kerja Keras, Upah Pas-Pasan ?</title>
		<link>https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/pekerja-indonesia-kerja-keras-upah-pas-pasan/</link>
					<comments>https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/pekerja-indonesia-kerja-keras-upah-pas-pasan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rani Rahmawati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 02:59:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumber Daya Manusia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://teknikjaya.co.id/news/?p=581</guid>

					<description><![CDATA[<p>Rata-rata pekerja Indonesia membawa pulang Rp3,3 juta per bulan. Ini bukan angka hoaks, ini fakta yang jauh lebih pahit. Badan Pusat Statistik (BPS) baru-baru ini meluruskan sebuah hoaks soal upah pekerja Indonesia. Yang mengejutkan: fakta aslinya justru lebih menyedihkan dari angka hoaks itu sendiri. Data BPS November 2025 mencatat rata-rata upah pekerja Indonesia hanya Rp3,3 [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/pekerja-indonesia-kerja-keras-upah-pas-pasan/">Pekerja Indonesia Kerja Keras, Upah Pas-Pasan ?</a> appeared first on <a href="https://teknikjaya.co.id/news">Teknik Jaya News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-7387b849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-white-color has-text-color has-background has-link-color wp-elements-6c526848950fb6b3bfce053ae2e0bcc8 is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="background-color:#003e62"><div class="yoast-breadcrumbs"><span><span><a href="https://teknikjaya.co.id/news/">Home</a></span> » <span class="breadcrumb_last" aria-current="page">Sumber Daya Manusia</span></span></div></div>
</div>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Rata-rata pekerja Indonesia membawa pulang Rp3,3 juta per bulan. Ini bukan angka hoaks, ini fakta yang jauh lebih pahit.</em></p>



<p class="wp-block-paragraph">Badan Pusat Statistik (BPS) baru-baru ini meluruskan sebuah hoaks soal upah pekerja Indonesia. Yang mengejutkan: fakta aslinya justru lebih menyedihkan dari angka hoaks itu sendiri.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1023" height="496" src="https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/04/pekerja-indonesia-upah-rendah.webp" alt="pekerja indonesia upah rendah" class="wp-image-583" srcset="https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/04/pekerja-indonesia-upah-rendah.webp 1023w, https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/04/pekerja-indonesia-upah-rendah-300x145.webp 300w, https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/04/pekerja-indonesia-upah-rendah-768x372.webp 768w" sizes="auto, (max-width: 1023px) 100vw, 1023px" /><figcaption class="wp-element-caption">Sumber : HONG SON &#8211; https://www.pexels.com/photo/a-person-working-at-a-salt-flat-27098311/</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Data BPS November 2025 mencatat rata-rata upah pekerja Indonesia hanya Rp3,3 juta per bulan. Angka ini bukan cukup untuk hidup layak di kota besar, apalagi di tengah inflasi yang terus menggigit.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Siapa yang Paling Terdampak Masalah Upah ini?</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Upah kita sangat ditentukan oleh dua faktor: pendidikan dan jenis kelamin.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Rp4,63 juta/bulan&nbsp; </strong>Lulusan diploma / S1 ke atas</li>



<li><strong>Rp2,22 juta/bulan&nbsp; </strong>Lulusan SD ke bawah</li>



<li><strong>Rp3,6 juta/bulan&nbsp; </strong>Rata-rata pekerja laki-laki</li>



<li><strong>Rp2,8 juta/bulan&nbsp; </strong>Rata-rata pekerja perempuan</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Kesenjangan ini bukan sekadar statistik. Artinya, jutaan perempuan dan pekerja berpendidikan rendah menanggung beban ekonomi yang jauh lebih berat dari rata-rata.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Dibanding Negara Malaysia, Kita Ketinggalan Jauh</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Pekerja Malaysia rata-rata membawa pulang RM2.800 per bulan, setara sekitar Rp12 juta. Hampir empat kali lipat upah kita.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><em>&#8220;Untuk hidup layak sebagai pekerja lajang di Jakarta, upah ideal minimal Rp6–7 juta per bulan.&#8221;</em></strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara upah Rp3,3 juta masih jadi kenyataan bagi mayoritas pekerja kita, kebutuhan dasar seperti sewa, makan, dan transportasi terus naik harganya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Mengapa Upah Pekerja Indonesia Rendah?</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Masalahnya bukan sekadar kurangnya lapangan kerja. Pekerjaan ada, tapi kualitasnya bermasalah. Ada tiga akar masalah utama:</p>



<ol class="wp-block-list">
<li>Mismatch keterampilan. Banyak pekerja belum punya skill yang dibutuhkan industri modern. Investasi negara di pelatihan vokasi masih minim.</li>



<li>Sektor informal yang masih dominan. Upah rendah, tanpa jaminan sosial, tanpa perlindungan kerja.</li>



<li>Lingkaran setan produktivitas. Upah rendah → gizi dan kesehatan buruk → produktivitas turun → upah tetap rendah.</li>
</ol>



<h2 class="wp-block-heading">Daya Beli Makin Tergerus</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Kenaikan upah tidak pernah mengejar inflasi. Hasilnya: uang yang kamu bawa pulang bulan ini nilainya lebih kecil dari bulan lalu, meski nominalnya sama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dampaknya nyata. Sekitar 26,68% pekerja Indonesia, 1 dari 4 orang, kini punya lebih dari satu pekerjaan hanya untuk menutup kebutuhan dasar.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Jam Kerja Panjang, Kesehatan Dikorbankan</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih dari 100 juta pekerja Indonesia bekerja di atas 35 jam per minggu. Ditambah rata-rata 4,5 jam kerja tambahan, totalnya bisa melampaui batas aman yang ditetapkan WHO dan ILO.</p>



<p class="wp-block-paragraph">WHO dan ILO memperingatkan: bekerja lebih dari 55 jam per minggu meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Dan itu sudah terjadi, data terbaru menunjukkan pasien jantung di Indonesia didominasi usia produktif 25–34 tahun, dengan sekitar 140.000 kasus tercatat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kelelahan bukan cuma soal fisik. Survei menunjukkan 92% anak muda Gen Z menganggap keseimbangan hidup-kerja krusial untuk mencegah burnout. Tapi sistem yang ada sekarang membuat itu jadi kemewahan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Ini Bukan Sekadar Angka di Slip Gaji</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Laporan Bank Dunia &#8220;Indonesia Economic Prospects&#8221; Desember 2025 mengonfirmasi: meski ekonomi tumbuh 5%, daya beli kelas menengah terus menyusut sejak 2018.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><em>&#8220;Percuma ekonomi disebut tumbuh, kalau jutaan pekerja masih hidup pas-pasan.&#8221;</em></strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Upah rendah bukan hanya soal angka, ini soal martabat, kesehatan, dan masa depan jutaan keluarga Indonesia. Selama sistem pengupahan tidak dibenahi secara serius, kesejahteraan hanya akan jadi angka di laporan resmi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Apakah upah yang kamu terima sekarang sudah benar-benar layak?</strong></p>



<p class="has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color has-small-font-size wp-elements-20e8e909f7a1d43d81537140b4dd09ac wp-block-paragraph"><strong>Sumber : Alasan Upah Pekerja Indonesia Begitu Rendah | Explained (Youtube Channel : Tempodotco)</strong></p>


<div id="block-4782e263-32f1-4c23-a18a-5a51dc349c4c"><div class="sb-news-module-six wp-block-smart-blocks wp-block-smart-blocks-news-module-six"><h2 class="sb-block-title sb-title-style2 "><span>SUMBER DAYA MANUSIA</span></h2><div class="sb-news-module-six-wrap"><div class="sb-big-block"><div class="sb-post-item"><div class="sb-post-thumb"><a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/di-tengah-populasi-muda-yang-melimpah-industri-masih-kekurangan-tenaga-kerja-yang-siap-pakai/"><div class="sb-thumb-container"><img decoding="async" alt="Di Tengah Populasi Muda yang Melimpah, Industri Masih Kekurangan Tenaga Kerja yang Siap Pakai" src="https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/06/ASEAN-JAPAN-1024x683.webp"></div><div class="sb-post-content sb-gradient-overlay"><h3 class="sb-large-title sb-post-title "><span>Di Tengah Populasi Muda yang Melimpah, Industri Masih Kekurangan Tenaga Kerja yang Siap Pakai</span></h3><div class="sb-post-meta"><span class="sb-post-author "><i class="mdi-account"></i>news_tjc</span><span class="sb-post-date "><i class="mdi-clock-time-four-outline"></i>June 1, 2026</span><span class="sb-post-comment "><i class="mdi-comment-outline"></i>0</span></div></div></a><ul class="post-categories">
	<li><a href="https://teknikjaya.co.id/news/https:/teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/" rel="category tag">Sumber Daya Manusia</a></li></ul></div></div></div><div class="sb-small-block"><div class="sb-post-item"><div class="sb-post-thumb"><a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/kemenperin-bantu-industri-kecil-urus-sertifikat-tkdn-self-declare-gratis-tapi-dampaknya-belum-terukur/"><div class="sb-thumb-container"><img decoding="async" alt="Kemenperin Bantu Industri Kecil Urus Sertifikat TKDN Self Declare Gratis, Tapi Dampaknya Belum Terukur" src="https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/05/Kemenperin-Permudah-Industri-Kecil-Raih-Sertifikat-TKDN-1024x652.webp"></div></a></div><div class="sb-post-content"><h3 class="sb-post-title "><a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/kemenperin-bantu-industri-kecil-urus-sertifikat-tkdn-self-declare-gratis-tapi-dampaknya-belum-terukur/">Kemenperin Bantu Industri Kecil Urus Sertifikat TKDN Self Declare Gratis, Tapi Dampaknya Belum Terukur</a></h3><div class="sb-post-meta"><span class="sb-post-date "><i class="mdi-clock-time-four-outline"></i>May 1, 2026</span></div><div class="sb-excerpt"></div></div></div><div class="sb-post-item"><div class="sb-post-thumb"><a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/airbus-masuk-indonesia-incar-posisi-ke-4-pasar-aviasi-dunia-tapi-masih-ada-pr-besar/"><div class="sb-thumb-container"><img decoding="async" alt="Airbus Masuk, Indonesia Incar Posisi ke-4 Pasar Aviasi Dunia. Tapi Masih Ada PR Besar." src="https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/05/Menperin.webp"></div></a></div><div class="sb-post-content"><h3 class="sb-post-title "><a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/airbus-masuk-indonesia-incar-posisi-ke-4-pasar-aviasi-dunia-tapi-masih-ada-pr-besar/">Airbus Masuk, Indonesia Incar Posisi ke-4 Pasar Aviasi Dunia. Tapi Masih Ada PR Besar.</a></h3><div class="sb-post-meta"><span class="sb-post-date "><i class="mdi-clock-time-four-outline"></i>May 8, 2026</span></div><div class="sb-excerpt"></div></div></div><div class="sb-post-item"><div class="sb-post-thumb"><a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/satu-per-empat-orang-pekerja-di-amerika-pangkas-dana-pensiun-sebuah-sinyal-yang-jadi-perhatian/"><div class="sb-thumb-container"><img decoding="async" alt="Satu per Empat Orang Pekerja di Amerika Pangkas Dana Pensiun, Sebuah Sinyal yang Jadi Perhatian" src="https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/04/Pangkas-Dana-Pensiun.webp"></div></a></div><div class="sb-post-content"><h3 class="sb-post-title "><a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/satu-per-empat-orang-pekerja-di-amerika-pangkas-dana-pensiun-sebuah-sinyal-yang-jadi-perhatian/">Satu per Empat Orang Pekerja di Amerika Pangkas Dana Pensiun, Sebuah Sinyal yang Jadi Perhatian</a></h3><div class="sb-post-meta"><span class="sb-post-date "><i class="mdi-clock-time-four-outline"></i>April 24, 2026</span></div><div class="sb-excerpt"></div></div></div></div></div></div></div>


<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/pekerja-indonesia-kerja-keras-upah-pas-pasan/">Pekerja Indonesia Kerja Keras, Upah Pas-Pasan ?</a> appeared first on <a href="https://teknikjaya.co.id/news">Teknik Jaya News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/pekerja-indonesia-kerja-keras-upah-pas-pasan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>51 Orang Nyaris Jadi Korban, 152 Paspor Disita: Ini Modus Lama yang Masih Menjebak Anak Muda Kita</title>
		<link>https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/modus-lama-51-orang-nyaris-jadi-korban-152-paspor-disita-bp3mi-dki-jakarta/</link>
					<comments>https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/modus-lama-51-orang-nyaris-jadi-korban-152-paspor-disita-bp3mi-dki-jakarta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rani Rahmawati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 04:31:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumber Daya Manusia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://teknikjaya.co.id/news/?p=549</guid>

					<description><![CDATA[<p>Baru saja kita diingatkan bahwa jalur &#8220;tikus&#8221; menuju luar negeri masih sangat aktif, dan anak muda adalah target empuknya. BP3MI DKI Jakarta bersama Polres Jakarta Timur menggagalkan pemberangkatan 51 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang hendak dikirim ke Malaysia secara non-prosedural. Dari sebuah rumah penampungan di Kramat Jati, petugas mendapati 12 perempuan dan 39 laki-laki [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/modus-lama-51-orang-nyaris-jadi-korban-152-paspor-disita-bp3mi-dki-jakarta/">51 Orang Nyaris Jadi Korban, 152 Paspor Disita: Ini Modus Lama yang Masih Menjebak Anak Muda Kita</a> appeared first on <a href="https://teknikjaya.co.id/news">Teknik Jaya News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-7387b849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-white-color has-text-color has-background has-link-color wp-elements-6c526848950fb6b3bfce053ae2e0bcc8 is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="background-color:#003e62"><div class="yoast-breadcrumbs"><span><span><a href="https://teknikjaya.co.id/news/">Home</a></span> » <span class="breadcrumb_last" aria-current="page">Sumber Daya Manusia</span></span></div></div>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">Baru saja kita diingatkan bahwa jalur &#8220;tikus&#8221; menuju luar negeri masih sangat aktif, dan anak muda adalah target empuknya. BP3MI DKI Jakarta bersama Polres Jakarta Timur menggagalkan pemberangkatan 51 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang hendak dikirim ke Malaysia secara non-prosedural. Dari sebuah rumah penampungan di Kramat Jati, petugas mendapati 12 perempuan dan 39 laki-laki yang berasal dari berbagai daerah—Lampung, Jambi, Medan, Jawa, NTB, hingga Kalimantan Tengah. Lebih mengejutkannya lagi, 152 paspor diamankan di sana.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="745" height="416" src="https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/04/BP3MI-DKI-Jakarta-Gagalkan-Keberangkatan-51-Calon-Pekerja-Migran-Non-prosedural.webp" alt="" class="wp-image-550" srcset="https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/04/BP3MI-DKI-Jakarta-Gagalkan-Keberangkatan-51-Calon-Pekerja-Migran-Non-prosedural.webp 745w, https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/04/BP3MI-DKI-Jakarta-Gagalkan-Keberangkatan-51-Calon-Pekerja-Migran-Non-prosedural-300x168.webp 300w" sizes="auto, (max-width: 745px) 100vw, 745px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala BP3MI DKI Jakarta, Arman Muis, menegaskan bahwa para CPMI ini dijanjikan kerja di perusahaan di Malaysia tanpa melalui mekanisme resmi. Modusnya klasik: tawaran kerja cepat dengan gaji menggiurkan, tanpa ribet, cukup serahkan dokumen dan tinggal berangkat. Tapi seperti yang terjadi berulang kali, realitanya mereka ditampung di lokasi tertutup sambil menunggu waktu diberangkatkan secara ilegal.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Bongkar Modus dan Akar Masalah: Kenapa Masih Banyak yang Tertipu?</strong><br>Modus operandi sindikat penempatan ilegal ini jarang berubah—karena selalu ada yang terpancing. Polanya: rekrutmen lewat kenalan, media sosial, atau calo desa yang mengaku punya link ke perusahaan luar negeri. Calon korban dijanjikan pekerjaan ringan dengan gaji besar, lalu diminta mengumpulkan paspor dan uang &#8220;administrasi&#8221;. Mereka lalu dikumpulkan di rumah penampungan tak berizin, menunggu pemberangkatan yang seringkali tidak kunjung jelas. Begitu tiba di negara tujuan, banyak yang mendapati pekerjaan berbeda, gaji dipotong, atau malah jadi korban perdagangan orang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lalu apa yang membuat praktik ini terus berulang? Penyebab utamanya adalah celah antara tingginya keinginan kerja ke luar negeri dan minimnya pemahaman tentang prosedur resmi. Banyak pencari kerja muda—terutama dari daerah dengan lapangan kerja terbatas—melihat luar negeri sebagai jalan pintas mengubah nasib. Sayangnya, literasi mereka soal hak, perlindungan, dan risiko sangat rendah. Ditambah lagi, informasi resmi dari pemerintah belum selalu sampai ke akar rumput dengan cara yang mudah dicerna. Akibatnya, calo atau sindikat tampil sebagai &#8220;solusi&#8221; yang meyakinkan, padahal menjerumuskan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Tips Biar Kamu Nggak Jadi Korban Berikutnya</strong><br>Buat kamu yang mungkin sedang mengincar karier di luar negeri, ini beberapa bekal yang harus dipegang erat:</p>



<ol start="1" class="wp-block-list">
<li><strong>Kenali satu pintu resmi.</strong> Seluruh informasi dan pendaftaran penempatan PMI yang aman hanya melalui BP2MI (dulunya BNP2TKI) atau Dinas Tenaga Kerja setempat. Kalau ada yang menawarkan kerja ke luar negeri lewat jalur “cepat” atau “tanpa tes”, sudah pasti patut dicurigai.</li>



<li><strong>Jangan serahkan paspor sembarangan.</strong> Paspor adalah dokumen negara, bukan jaminan utang atau tiket kerja. Jika ada pihak yang meminta paspormu untuk &#8220;disimpan dulu&#8221;, segera tinggalkan—itu salah satu taktik agar kamu tidak bisa mundur.</li>



<li><strong>Cek legalitas lowongan.</strong> Tanyakan nama perusahaan penyalur (P3MI), lalu verifikasi di website resmi Kemenaker atau BP2MI. Kalau mereka tidak bisa menyebutkan nama perusahaan resmi atau alamat yang jelas, jangan lanjutkan komunikasi.</li>



<li><strong>Waspadai biaya tersembunyi.</strong> Program G to G biasanya gratis atau biaya tertentu yang transparan. Jika dimintai sejumlah uang dengan alasan &#8220;administrasi&#8221; atau &#8220;pelicin&#8221;, besar kemungkinan itu ilegal.</li>



<li><strong>Bangun literasi dari sekarang.</strong> Ikuti akun media sosial resmi BP2MI atau BP3MI setempat, baca cerita pekerja migran yang berhasil lewat jalur resmi. Semakin kamu paham proses yang benar, semakin sulit calo menjeratmu.</li>
</ol>



<p class="wp-block-paragraph">Kasus di Kramat Jati ini sebenarnya kabar baik: 51 orang berhasil diselamatkan sebelum terlantar atau diperdagangkan. Tapi ini juga pengingat bahwa selama permintaan tinggi dan edukasi rendah, sindikat akan terus mencari celah. Jadi, sebelum tergoda tawaran kerja instan ke luar negeri, pastikan kamu berangkat dengan cara yang benar. Karena karier gemilang di negeri orang seharusnya dimulai dari kepastian hukum, bukan dari rumah penampungan gelap di gang sempit.</p>



<p class="has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color has-small-font-size wp-elements-aacd4afea145bcceca22aa3134c75854 wp-block-paragraph">referensi : https://www.kp2mi.go.id/berita-detail/kementerian-p2mi-melalui-bp3mi-dki-jakarta-gagalkan-keberangkatan-51-calon-pekerja-migran-non-prosedural-ke-malaysia</p>
<p>The post <a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/modus-lama-51-orang-nyaris-jadi-korban-152-paspor-disita-bp3mi-dki-jakarta/">51 Orang Nyaris Jadi Korban, 152 Paspor Disita: Ini Modus Lama yang Masih Menjebak Anak Muda Kita</a> appeared first on <a href="https://teknikjaya.co.id/news">Teknik Jaya News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/modus-lama-51-orang-nyaris-jadi-korban-152-paspor-disita-bp3mi-dki-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kerja ke Luar Negeri Langsung dari SMK, Tiket Emas atau Jalan Terjal? Simak Plus-Minus dan Risiko buat Kamu</title>
		<link>https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/peluang-kerja-luar-negeri-pelajar-di-smk-pu-bandung-plus-minus-dan-risiko/</link>
					<comments>https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/peluang-kerja-luar-negeri-pelajar-di-smk-pu-bandung-plus-minus-dan-risiko/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rani Rahmawati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 04:31:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumber Daya Manusia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://teknikjaya.co.id/news/?p=546</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bayangkan, begitu lulus SMK, alih-alih bingung cari kerja lokal, kamu malah sudah siap terbang ke Jerman, Jepang, atau Korea Selatan dengan skill di tangan. Itulah gambaran yang coba ditanamkan BP3MI Jawa Barat saat jadi narasumber di SMK Pekerjaan Umum (PU) Negeri Bandung, Jumat (24/4). Acara penyuluhan bekerja ke luar negeri ini membekali calon alumni kelas [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/peluang-kerja-luar-negeri-pelajar-di-smk-pu-bandung-plus-minus-dan-risiko/">Kerja ke Luar Negeri Langsung dari SMK, Tiket Emas atau Jalan Terjal? Simak Plus-Minus dan Risiko buat Kamu</a> appeared first on <a href="https://teknikjaya.co.id/news">Teknik Jaya News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-7387b849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-white-color has-text-color has-background has-link-color wp-elements-6c526848950fb6b3bfce053ae2e0bcc8 is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="background-color:#003e62"><div class="yoast-breadcrumbs"><span><span><a href="https://teknikjaya.co.id/news/">Home</a></span> » <span class="breadcrumb_last" aria-current="page">Sumber Daya Manusia</span></span></div></div>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">Bayangkan, begitu lulus SMK, alih-alih bingung cari kerja lokal, kamu malah sudah siap terbang ke Jerman, Jepang, atau Korea Selatan dengan skill di tangan. Itulah gambaran yang coba ditanamkan BP3MI Jawa Barat saat jadi narasumber di SMK Pekerjaan Umum (PU) Negeri Bandung, Jumat (24/4). Acara penyuluhan bekerja ke luar negeri ini membekali calon alumni kelas XII tentang prosedur resmi dan aman menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) lewat jalur&nbsp;<em>Government to Government</em>&nbsp;(G to G) yang lagi naik daun.</p>



<figure class="wp-block-image aligncenter size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="845" height="470" src="https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/04/smk-pu-bandung.webp" alt="" class="wp-image-547" srcset="https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/04/smk-pu-bandung.webp 845w, https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/04/smk-pu-bandung-300x167.webp 300w, https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/04/smk-pu-bandung-768x427.webp 768w" sizes="auto, (max-width: 845px) 100vw, 845px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala SMK PU Negeri Bandung, Aji Wasmadi Pahmi, menyebut ini strategi sekolah buat memperluas pilihan karier siswa: “Meningkatkan minat calon alumni untuk bekerja ke luar negeri sebagai pilihan setelah lulus.” Lalu Eka Widi Astuti dari BP3MI memaparkan syarat mutlak: usia minimal 18 tahun, kompeten, sehat, punya jaminan sosial, dan dokumen lengkap. Program G to G yang paling diminati adalah Korea Selatan, diikuti Jepang dan Jerman. Semua lewat pintu resmi, tanpa calo. Kedengarannya rapi dan menjanjikan, kan?</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Plus-Minus: Antara Peluang Internasional dan Realita Pasar Kerja Asing</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Nah, buat kamu yang mulai berbinar, kita lihat untung-ruginya. Sisi positif, jalur G to G menawarkan jaminan perlindungan dan kepastian lebih tinggi daripada jalur swasta nakal. Kamu berangkat dengan status legal, skill diakui, gaji sesuai standar, plus ada dukungan dari perwakilan Indonesia di negara tujuan. Ini peluang langka buat anak SMK yang biasanya kalah saing di bursa kerja lokal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, ada juga minus yang jarang disinggung. Pertama, persaingan di negara tujuan tidak main-main. Korea Selatan dan Jepang punya standar kerja ketat, jam kerja panjang, dan ekspektasi tinggi terhadap disiplin dan bahasa. Kalau tidak siap mental dan teknis, budaya kerja mereka bisa jadi&nbsp;<em>culture shock</em>&nbsp;parah. Kedua, kuota G to G terbatas, tidak semua pendaftar langsung lolos. Proses seleksi bisa memakan waktu berbulan-bulan, bahkan hingga satu tahun, dan itu bisa mengikis semangat kalau tidak ada rencana cadangan.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Dampak dan Risiko: Bukan Cuma Cuan, Tapi Juga Kesiapan Mental dan Jebakan Dokumen Palsu</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Dampak positifnya jelas: remitansi akan mengalir ke keluarga, menggerakkan ekonomi desa hingga nasional, dan lulusan SMK punya pengalaman internasional yang bisa jadi nilai jual saat pulang nanti. Tapi risikonya juga bertumpuk. Pertama, risiko eksploitasi tetap ada meskipun lewat jalur resmi. Jam kerja berlebih, penahanan dokumen, atau kondisi kerja yang berbeda dari kontrak masih mungkin terjadi jika pengawasan lemah. Kedua, bagi yang baru lulus, tingkat kematangan emosional masih diuji. Tinggal jauh dari keluarga, bahasa terbatas, dan tekanan target produksi bisa memicu stres tinggi hingga depresi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Risiko lain yang sering luput: dokumen palsu atau agen ilegal yang mengaku sebagai bagian dari program G to G. Mereka menyasar para siswa yang kurang paham prosedur, menjanjikan tiket cepat dengan biaya tertentu. Kalau sudah terlanjur tertipu, nyawa, uang, dan masa depan bisa terbuang sia-sia. Jadi, kewaspadaan tinggi perlu diasah sejak dari penyuluhan seperti yang dilakukan BP3MI ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Tips Biar Ambil Jalur Luar Negeri Nggak Jadi Blunder</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Supaya rencana kerja ke luar negeri berjalan mulus, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan:</p>



<ol start="1" class="wp-block-list">
<li><strong>Mulai dari bahasa.</strong> Jangan nunggu lolos baru belajar. Kuasai dasar bahasa negara tujuan sejak sekarang, minimal untuk percakapan sehari-hari dan istilah teknis jobmu. Banyak platform gratis yang bisa diakses.</li>



<li><strong>Cek legalitas pintu resmi.</strong> Pastikan hanya menggunakan jalur yang terverifikasi di portal resmi BP2MI atau Kementerian Ketenagakerjaan. Jangan pernah percaya tawaran dari media sosial tanpa verifikasi langsung ke Dinas Tenaga Kerja setempat.</li>



<li><strong>Siapkan rencana B.</strong> Selagi menunggu proses seleksi G to G yang bisa panjang, isi waktu dengan magang lokal, kursus tambahan, atau proyek portofolio. Ini akan menjaga produktivitas dan mental tetap positif.</li>



<li><strong>Bangun komunikasi dengan alumni.</strong> Cari kakak kelas atau kenalan yang sudah lebih dulu bekerja di luar negeri. Tanyakan realita keseharian, bukan cuma soal gaji. Ini akan memberimu gambaran nyata dan mental siaga.</li>



<li><strong>Periksa kontrak secara detail.</strong> Kalau sudah dapat tawaran, baca kontrak dengan teliti, jika perlu minta bantuan penerjemah atau BP3MI. Pastikan hak cuti, jam kerja, dan perlindungan asuransi sesuai dengan aturan negara setempat.</li>



<li><strong>Punya tabungan darurat.</strong> Meskipun berangkat resmi, ada kemungkinan biaya tak terduga di awal kedatangan. Uang saku yang cukup bisa menyelamatkanmu dari situasi sulit sebelum gaji pertama turun.</li>
</ol>



<p class="wp-block-paragraph">Intinya, penyuluhan BP3MI di SMK PU Negeri Bandung adalah langkah awal yang keren dan harus diapresiasi. Namun perjalanan dari bangku sekolah ke pabrik di Ansan atau ladang di Hokkaido bukan sekadar mimpi indah. Ia butuh perencanaan matang, kewaspadaan tinggi, dan mental baja. Kalau kamu siap dengan semua itu, maka kerja ke luar negeri benar-benar bisa jadi tiket emas—bukan jalan terjal yang bikin kapok. Jadi, siapa bilang lulusan SMK cuma bisa jadi buruh lokal? Dengan strategi tepat, panggung dunia sudah menanti.</p>



<p class="has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color has-small-font-size wp-elements-13bb9dd03233c1d6968c4d7e96fb4b7a wp-block-paragraph">referensi : https://www.kp2mi.go.id/berita-detail/bp3mi-jawa-barat-sebarkan-informasi-peluang-kerja-luar-negeri-kepada-pelajar-di-smk-pu-negeri-bandung</p>
<p>The post <a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/peluang-kerja-luar-negeri-pelajar-di-smk-pu-bandung-plus-minus-dan-risiko/">Kerja ke Luar Negeri Langsung dari SMK, Tiket Emas atau Jalan Terjal? Simak Plus-Minus dan Risiko buat Kamu</a> appeared first on <a href="https://teknikjaya.co.id/news">Teknik Jaya News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/peluang-kerja-luar-negeri-pelajar-di-smk-pu-bandung-plus-minus-dan-risiko/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Desa Bukan Lagi Tempat Pulang, Tapi Ladang Cuan: Bagaimana Program Kemendesa Mengubah Peta Ekonomi Generasi Muda</title>
		<link>https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/desa-bukan-lagi-tempat-pulang-tapi-ladang-cuan-bagaimana-program-kemendesa-mengubah-peta-ekonomi-generasi-muda/</link>
					<comments>https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/desa-bukan-lagi-tempat-pulang-tapi-ladang-cuan-bagaimana-program-kemendesa-mengubah-peta-ekonomi-generasi-muda/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rani Rahmawati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 06:52:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumber Daya Manusia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://teknikjaya.co.id/news/?p=536</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kalau dulu desa cuma dipandang sebagai tempat mudik atau pensiun, sekarang ada pergeseran serius. Kementerian Desa (Kemendesa) diam-diam mendesain ulang masa depan desa lewat program yang bukan cuma normatif, tapi cukup ambisius: menjadikan desa sebagai pusat ekonomi baru yang kompetitif dan mandiri. Dan yang paling penting, ini bukan wacana doang. Lewat pendampingan intensif, setiap desa [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/desa-bukan-lagi-tempat-pulang-tapi-ladang-cuan-bagaimana-program-kemendesa-mengubah-peta-ekonomi-generasi-muda/">Desa Bukan Lagi Tempat Pulang, Tapi Ladang Cuan: Bagaimana Program Kemendesa Mengubah Peta Ekonomi Generasi Muda</a> appeared first on <a href="https://teknikjaya.co.id/news">Teknik Jaya News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-7387b849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-white-color has-text-color has-background has-link-color wp-elements-6c526848950fb6b3bfce053ae2e0bcc8 is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="background-color:#003e62"><div class="yoast-breadcrumbs"><span><span><a href="https://teknikjaya.co.id/news/">Home</a></span> » <span class="breadcrumb_last" aria-current="page">Sumber Daya Manusia</span></span></div></div>
</div>



<figure class="wp-block-image aligncenter size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="843" height="622" src="https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/04/suasana.webp" alt="suasana pedesaan" class="wp-image-537" srcset="https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/04/suasana.webp 843w, https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/04/suasana-300x221.webp 300w, https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/04/suasana-768x567.webp 768w" sizes="auto, (max-width: 843px) 100vw, 843px" /><figcaption class="wp-element-caption">sumber : Lucien Schreiber &#8211; pexel.com</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Kalau dulu desa cuma dipandang sebagai tempat mudik atau pensiun, sekarang ada pergeseran serius. Kementerian Desa (Kemendesa) diam-diam mendesain ulang masa depan desa lewat program yang bukan cuma normatif, tapi cukup ambisius: menjadikan desa sebagai pusat ekonomi baru yang kompetitif dan mandiri. Dan yang paling penting, ini bukan wacana doang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lewat pendampingan intensif, setiap desa diajak memetakan potensi unggulannya sendiri—entah itu pertanian presisi, wisata kreatif, atau kerajinan etnik. Menariknya, pola pendampingan ini bersifat partisipatif. Jadi warga lokal, termasuk anak mudanya, didorong jadi aktor utama—bukan penonton. Di saat yang sama, dana desa yang selama ini identik dengan proyek infrastruktur, sekarang sebagian besar dialokasikan juga buat pelatihan wirausaha, inkubasi UMKM, dan pengembangan produk lokal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nggak berhenti di situ, Kemendesa juga mendorong kolaborasi antar desa ala kemitraan startup. Desa yang jago produksi olahan pangan bisa menggandeng desa tetangga buat perluasan pasar bersama. Produk makanan khas, kriya, sampai hasil pertanian dipasarkan secara kolektif—efeknya, posisi tawar meningkat dan jangkauan pasar meluas hingga nasional. Di titik ini, generasi muda yang akrab sama sosmed dan e-commerce punya peran krusial: membawa produk desa ke layar ponsel konsumen di seluruh Indonesia, bahkan luar negeri.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<h2 class="wp-block-heading">Keberlanjutan, Teknologi, dan Regulasi: Tiga Pengungkit yang Buat Desa Bisa &#8220;Naik Level&#8221;</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Buat anak muda yang peduli isu lingkungan, program Kemendesa sejalan dengan nilai-nilai keberlanjutan. Desa didorong untuk menerapkan pertanian organik dan agroforestri, jadi ngejar profit sambil tetap menjaga ekosistem. Artinya, basis ekonominya nggak rapuh karena sumber daya alam tetap lestari—dan ini membuka peluang bagi wirausaha hijau yang sekarang makin diminati generasi Z dan milenial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Soal teknologi, digitalisasi desa bukan sekadar jargon. Pelatihan penggunaan platform digital, dari Instagram sampai marketplace, dilakukan langsung ke pelaku UMKM. Hasilnya, produk kerajinan atau kopi spesialti dari desa bisa langsung dilirik konsumen urban tanpa rantai distribusi panjang. Ini secara nggak langsung menaikkan pendapatan dan kepercayaan diri komunitas desa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terakhir, Kemendesa juga memastikan semuanya berjalan dengan regulasi yang pro-inovasi: kepastian hukum soal pemanfaatan lahan, perlindungan produk lokal, hingga kemudahan investasi. Jadi, baik warga lokal maupun investor dari luar punya landasan jelas buat mengembangkan usaha. Alhasil, desa bukan lagi tempat pelarian, tapi bisa jadi pusat gravitasi ekonomi baru yang justru bikin kamu berpikir dua kali untuk sekadar ngantor di kota. Peluang sudah terpampang, tinggal siapa yang gercep ambil peran duluan.</p>



<p class="has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color has-small-font-size wp-elements-47e334be542751e6247e377128cac6f3 wp-block-paragraph">sumber : https://kemendesa.com/pengaruh-program-kemendesa-terhadap-kemandirian-ekonomi-desa/</p>
<p>The post <a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/desa-bukan-lagi-tempat-pulang-tapi-ladang-cuan-bagaimana-program-kemendesa-mengubah-peta-ekonomi-generasi-muda/">Desa Bukan Lagi Tempat Pulang, Tapi Ladang Cuan: Bagaimana Program Kemendesa Mengubah Peta Ekonomi Generasi Muda</a> appeared first on <a href="https://teknikjaya.co.id/news">Teknik Jaya News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/desa-bukan-lagi-tempat-pulang-tapi-ladang-cuan-bagaimana-program-kemendesa-mengubah-peta-ekonomi-generasi-muda/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jadi Coffee Roaster Ternyata Bisa Jadi Karier Masa Depan, Kemenperin Kasih Sertifikasinya Gratis</title>
		<link>https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/jadi-coffee-roaster-ternyata-bisa-jadi-karier-masa-depan-kemenperin-kasih-sertifikasinya-gratis/</link>
					<comments>https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/jadi-coffee-roaster-ternyata-bisa-jadi-karier-masa-depan-kemenperin-kasih-sertifikasinya-gratis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rani Rahmawati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Apr 2026 07:38:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumber Daya Manusia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://teknikjaya.co.id/news/?p=529</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kamu termasuk yang tiap hari wajib ngopi, atau malah punya mimpi buka kedai sendiri? Ada kabar baik dari dunia kopi yang bisa jadi pencerahan buat perjalanan kariermu. Di tengah meledaknya budaya ngopi di Indonesia, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kini menyoroti satu profesi kunci yang jarang disadari anak muda:&#160;coffee roaster&#160;alias penyangrai biji kopi. Konsumsi kopi Indonesia meroket [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/jadi-coffee-roaster-ternyata-bisa-jadi-karier-masa-depan-kemenperin-kasih-sertifikasinya-gratis/">Jadi Coffee Roaster Ternyata Bisa Jadi Karier Masa Depan, Kemenperin Kasih Sertifikasinya Gratis</a> appeared first on <a href="https://teknikjaya.co.id/news">Teknik Jaya News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-7387b849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-white-color has-text-color has-background has-link-color wp-elements-6c526848950fb6b3bfce053ae2e0bcc8 is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="background-color:#003e62"><div class="yoast-breadcrumbs"><span><span><a href="https://teknikjaya.co.id/news/">Home</a></span> » <span class="breadcrumb_last" aria-current="page">Sumber Daya Manusia</span></span></div></div>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">Kamu termasuk yang tiap hari wajib ngopi, atau malah punya mimpi buka kedai sendiri? Ada kabar baik dari dunia kopi yang bisa jadi pencerahan buat perjalanan kariermu. Di tengah meledaknya budaya ngopi di Indonesia, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kini menyoroti satu profesi kunci yang jarang disadari anak muda:&nbsp;<em>coffee roaster</em>&nbsp;alias penyangrai biji kopi.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="603" src="https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/04/Sertifikasi-Penyangraian-kemenperin-1024x603.webp" alt="Sertifikasi Penyangraian kemenperin" class="wp-image-531" srcset="https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/04/Sertifikasi-Penyangraian-kemenperin-1024x603.webp 1024w, https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/04/Sertifikasi-Penyangraian-kemenperin-300x177.webp 300w, https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/04/Sertifikasi-Penyangraian-kemenperin-768x452.webp 768w, https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/04/Sertifikasi-Penyangraian-kemenperin.webp 1063w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">sumber : pexel.com</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Konsumsi kopi Indonesia meroket 50,02 persen dalam satu dekade terakhir (data ICO). Di saat yang sama, pertumbuhan kafe mencapai 16 persen per tahun. Tapi tahu nggak, jadi pemain di industri ini nggak cukup cuma modal bisa bikin&nbsp;<em>latte art</em>. Kualitas sejatinya justru ditentukan di dapur sangrai. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang menegaskan bahwa tuntutan konsumen kini berubah: “Mereka tidak sekadar mengonsumsi kopi, tapi juga semakin memahami cita rasa dan keunikan,” katanya. Artinya, biji kopi asal sangrai sudah nggak laku lagi.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Dari Hulu ke Hilir: Kualitas Dimulai dari <em>Roasting Room</em></strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Merespons perubahan selera pasar yang makin <em>picky</em>, Kemenperin lewat Ditjen IKMA baru saja menggelar fasilitasi sertifikasi kompetensi untuk SDM penyangraian biji kopi. Program yang berlangsung di Amuya Coffee Academy, Kemayoran, ini diikuti 17 pelaku IKM kopi dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Ini bukan pelatihan biasa—peserta mendapat pengakuan resmi atas skill teknis penyangraian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kenapa sertifikasi ini penting? Direktur Jenderal IKMA Reni Yanita blak-blakan menyebut sertifikasi untuk meningkatkan daya saing IKM kopi. Di balik itu, ada 1.501 unit IKM olahan kopi dan 21 sentra yang tersebar di Indonesia. Potensi untuk berkarier atau membangun bisnis kopi yang profesional dan berkelanjutan jelas terbuka lebar. Apalagi Indonesia masih kokoh sebagai produsen kopi terbesar keempat dunia, dengan ekspor olahan yang menembus 117,5 ribu ton pada 2024 lalu.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kredibilitas yang Langsung Dilirik Pasar</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur IKM Pangan, Furnitur, dan Bahan Bangunan Afrizal Haris menambahkan, sertifikat ini bukan cuma kertas. Ia jadi bukti bahwa pelaku usaha kopi benar-benar mumpuni, meningkatkan kredibilitas di mata konsumen, mitra bisnis, bahkan pasar ekspor. Jadi, buat kamu yang ingin membawa <em>brand</em> kopi lokal naik kelas, menjadi <em>certified coffee roaster</em> bisa jadi nilai tawar yang sulit ditolak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Intinya, era&nbsp;<em>ngopi</em>&nbsp;sekarang sudah bergeser dari sekadar gaya hidup menjadi ekosistem bisnis serius yang butuh kepakaran. Program sertifikasi ini ibarat undangan bagi generasi muda: ambil peran di balik cangkir kopimu, kuasai teknik sangrai, dan jadilah bagian dari penggerak industri kopi nasional yang makin berkelas. Siapa tahu,&nbsp;<em>roastery</em>-mu berikutnya yang melahirkan&nbsp;<em>single origin</em>&nbsp;andalan Indonesia berikutnya.</p>



<p class="has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color has-small-font-size wp-elements-561857707fad01805ca6b8e41e1ab039 wp-block-paragraph">sumber : https://www.kemenperin.go.id/artikel/72482705/Angkat-Kualitas-Kopi-Indonesia,-Kemenperin-Gelar-Sertifikasi-Penyangraian</p>
<p>The post <a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/jadi-coffee-roaster-ternyata-bisa-jadi-karier-masa-depan-kemenperin-kasih-sertifikasinya-gratis/">Jadi Coffee Roaster Ternyata Bisa Jadi Karier Masa Depan, Kemenperin Kasih Sertifikasinya Gratis</a> appeared first on <a href="https://teknikjaya.co.id/news">Teknik Jaya News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/jadi-coffee-roaster-ternyata-bisa-jadi-karier-masa-depan-kemenperin-kasih-sertifikasinya-gratis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kenapa Indonesia Butuh &#8220;Lompatan Digital&#8221; yang Benar-Benar Buat Hidupmu Lebih Mudah</title>
		<link>https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/indonesia-butuh-lompatan-digital-yang-benar-benar-buat-hidupmu-lebih-mudah/</link>
					<comments>https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/indonesia-butuh-lompatan-digital-yang-benar-benar-buat-hidupmu-lebih-mudah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rani Rahmawati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Apr 2026 14:24:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumber Daya Manusia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://teknikjaya.co.id/news/?p=519</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kita senang saat tahu pengguna internet Indonesia sudah menyentuh 80 persen. Tapi di balik angka itu, masih banyak desa yang belum tersentuh fiber optik, dan sekolah-sekolah di pelosok hanya bisa membayangkan internet kencang. Ini bukan cuma soal sinyal, tapi tentang mimpi, karier, bahkan akses pendidikan yang adil. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menegaskan, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/indonesia-butuh-lompatan-digital-yang-benar-benar-buat-hidupmu-lebih-mudah/">Kenapa Indonesia Butuh &#8220;Lompatan Digital&#8221; yang Benar-Benar Buat Hidupmu Lebih Mudah</a> appeared first on <a href="https://teknikjaya.co.id/news">Teknik Jaya News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-7387b849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-white-color has-text-color has-background has-link-color wp-elements-6c526848950fb6b3bfce053ae2e0bcc8 is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="background-color:#003e62"><div class="yoast-breadcrumbs"><span><span><a href="https://teknikjaya.co.id/news/">Home</a></span> » <span class="breadcrumb_last" aria-current="page">Sumber Daya Manusia</span></span></div></div>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">Kita senang saat tahu pengguna internet Indonesia sudah menyentuh 80 persen. Tapi di balik angka itu, masih banyak desa yang belum tersentuh fiber optik, dan sekolah-sekolah di pelosok hanya bisa membayangkan internet kencang. Ini bukan cuma soal sinyal, tapi tentang mimpi, karier, bahkan akses pendidikan yang adil.</p>



<figure class="wp-block-image aligncenter size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="954" height="629" src="https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/04/Grand-Opening-and-Technology-Showcase-Shaping-The-Future-of-Digital-Connectivity.webp" alt="Grand Opening and Technology Showcase “Shaping The Future of Digital Connectivity”" class="wp-image-520" srcset="https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/04/Grand-Opening-and-Technology-Showcase-Shaping-The-Future-of-Digital-Connectivity.webp 954w, https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/04/Grand-Opening-and-Technology-Showcase-Shaping-The-Future-of-Digital-Connectivity-300x198.webp 300w, https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/04/Grand-Opening-and-Technology-Showcase-Shaping-The-Future-of-Digital-Connectivity-768x506.webp 768w" sizes="auto, (max-width: 954px) 100vw, 954px" /><figcaption class="wp-element-caption">Grand Opening and Technology Showcase “Shaping The Future of Digital Connectivity” sumber : www.komdigi.go.id</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menegaskan, Indonesia tidak boleh berpuas diri. “Indonesia butuh lompatan digital,” katanya saat meresmikan Pusat Inovasi Bersama ZTE-XLSMART di Jakarta. Menurutnya, pembangunan infrastruktur memang penting, tapi sekarang saatnya beralih dari sekadar memasang kabel ke arah menciptakan solusi yang benar-benar bisa kita rasakan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Lompatan, Bukan Sekadar Tambal Sulam</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Angka penetrasi internet naik pesat dari 54 persen (2020) ke 80 persen (2025), tapi fakta bahwa baru separuh desa yang punya titik distribusi fiber optik menunjukkan bahwa konektivitas belum merata. “Kesenjangan ini menggarisbawahi pentingnya lompatan strategis,” ujarnya. Artinya, kita tidak bisa lagi pelan-pelan. Butuh gebrakan yang bikin akses setara, dari Sabang sampai Merauke.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Dari Infrastruktur ke Inovasi yang Menyentuh Hidup</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Wamen Nezar menekankan, konektivitas bukanlah tujuan akhir. Justru, itu adalah fondasi buat lahirnya inovasi yang relevan dengan hidupmu. Pusat inovasi yang diresmikan itu dirancang sebagai “laboratorium ide” tempat teknologi seperti AI, 5G, dan solusi digital canggih lainnya dikembangkan sesuai kebutuhan unik Indonesia. Bayangkan, di pusat ini bisa lahir aplikasi literasi digital untuk daerah terpencil, sistem logistik yang bikin harga barang di kepulauan lebih murah, atau solusi perkotaan yang bikin hidup kita jadi lebih praktis.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Ukuran Sukses Bukan Teknologinya, Tapi Dampaknya buat Kita Semua</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Ini yang paling penting: keberhasilan transformasi digital diukur dari kemampuannya meningkatkan kehidupan masyarakat. Bukan sekadar bangga karena kita punya 5G atau AI, tapi apakah teknologi itu benar-benar membuat hidupmu lebih baik? Apakah anak di pelosok bisa belajar coding? Apakah petani bisa menjual hasil panen langsung tanpa tengkulak? Pusat inovasi ini diharapkan jadi kawah candradimuka untuk solusi-solusi semacam itu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jadi, ini bukan cerita tentang proyek pemerintah yang jauh dari keseharianmu. Lompatan digital yang dibayangkan adalah panggilan buat generasi muda buat ikut ambil bagian—entah sebagai inovator, developer, atau pengguna kritis yang menuntut teknologi berdampak. Karena koneksi internet saja tidak cukup; yang bikin Indonesia maju adalah apa yang kita lakukan dengannya.</p>



<p class="has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color has-small-font-size wp-elements-a10b3a409dde982aee9869b20936a205 wp-block-paragraph">sumber : https://www.komdigi.go.id/berita/siaran-pers/detail/indonesia-butuh-lompatan-digital-wamen-nezar-patria-teknologi-harus-berdampak</p>
<p>The post <a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/indonesia-butuh-lompatan-digital-yang-benar-benar-buat-hidupmu-lebih-mudah/">Kenapa Indonesia Butuh &#8220;Lompatan Digital&#8221; yang Benar-Benar Buat Hidupmu Lebih Mudah</a> appeared first on <a href="https://teknikjaya.co.id/news">Teknik Jaya News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/indonesia-butuh-lompatan-digital-yang-benar-benar-buat-hidupmu-lebih-mudah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Dimulai untuk 10 Ribu Anak Muda yang Siap Terjun ke Dunia Kerja</title>
		<link>https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/pelatihan-vokasi-nasional-2026-untuk-10-ribu-anak-muda-yang-siap-terjun-ke-dunia-kerja/</link>
					<comments>https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/pelatihan-vokasi-nasional-2026-untuk-10-ribu-anak-muda-yang-siap-terjun-ke-dunia-kerja/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rani Rahmawati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Apr 2026 14:05:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumber Daya Manusia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://teknikjaya.co.id/news/?p=514</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pemerintah Indonesia baru saja melepas &#8220;gelombang pertama&#8221; ribuan calon tenaga kerja profesional dalam Program Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) 2026. Acara kick-off yang digelar di Bekasi ini bukan sekadar seremoni, melainkan penanda bahwa lebih dari 10.000 lulusan SMA/SMK resmi memulai perjalanan mereka: dari sekadar pencari kerja menjadi talenta yang siap diserap industri. Kalau selama ini kita [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/pelatihan-vokasi-nasional-2026-untuk-10-ribu-anak-muda-yang-siap-terjun-ke-dunia-kerja/">Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Dimulai untuk 10 Ribu Anak Muda yang Siap Terjun ke Dunia Kerja</a> appeared first on <a href="https://teknikjaya.co.id/news">Teknik Jaya News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="yoast-breadcrumbs"><span><span><a href="https://teknikjaya.co.id/news/">Home</a></span> » <span class="breadcrumb_last" aria-current="page">Sumber Daya Manusia</span></span></div>


<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity is-style-wide"/>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah Indonesia baru saja melepas &#8220;gelombang pertama&#8221; ribuan calon tenaga kerja profesional dalam Program Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) 2026. Acara kick-off yang digelar di Bekasi ini bukan sekadar seremoni, melainkan penanda bahwa lebih dari 10.000 lulusan SMA/SMK resmi memulai perjalanan mereka: dari sekadar pencari kerja menjadi talenta yang siap diserap industri.</p>



<figure class="wp-block-image aligncenter size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="845" height="436" src="https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/04/pelatihan.webp" alt="" class="wp-image-516" srcset="https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/04/pelatihan.webp 845w, https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/04/pelatihan-300x155.webp 300w, https://teknikjaya.co.id/news/wp-content/uploads/2026/04/pelatihan-768x396.webp 768w" sizes="auto, (max-width: 845px) 100vw, 845px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Kalau selama ini kita sering dengar istilah &#8220;link and match&#8221; antara dunia pendidikan dan industri, program ini adalah wujud nyatanya. Bayangkan, dari hampir 30 ribu orang yang mendaftar, hanya 10.405 yang berhasil lolos di&nbsp;<em>batch</em>&nbsp;awal ini. Mereka nggak cuma dapat pelatihan teknis, tapi juga &#8220;paket lengkap&#8221; penunjang karier: uang transport, makan siang, perlindungan asuransi, bahkan kesempatan tinggal di asrama. Semuanya gratis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Yang bikin menarik, program ini bukan hanya sekadar pelatihan lalu selesai. Lebih dari 50 persen peserta batch pertama sudah mengantongi komitmen kerja sebelum pelatihan mereka berakhir. Ini menunjukkan satu hal: pelatihan yang diberikan didesain langsung sesuai &#8220;pesanan&#8221; industri. Jadi, setelah lulus, mereka bukan lagi kebingungan cari lowongan, melainkan tinggal menunggu panggilan kerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyebut ini sebagai langkah untuk memastikan keadilan akses. Pola pikirnya sudah bergeser, tidak lagi memprioritaskan kuantitas, tetapi bagaimana setiap individu, termasuk penyandang disabilitas, punya kesempatan yang sama untuk bersaing. Platform digital Skillhub yang transparan menjadi gerbang utama seleksi, memastikan semuanya berjalan tanpa diskriminasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jadi, buat kamu yang mungkin masih galau setelah lulus, program ini adalah salah satu jalur&nbsp;<em>fast track</em>&nbsp;yang bisa dilirik. Dengan target menjangkau 70.000 anak muda sepanjang 2026, ini adalah sinyal bahwa masa depan tenaga kerja Indonesia sedang diinvestasikan dengan serius. Pelatihan gratis, sertifikasi BNSP, dan jaminan kerja: ini saatnya memanfaatkan peluang untuk meningkatkan level kompetensi dan langsung&nbsp;<em>take off</em>&nbsp;ke dunia profesional.</p>



<p class="has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color has-small-font-size wp-elements-d83f61cd210be4ac818e8b2c2e090cdb wp-block-paragraph">sumber : https://kemnaker.go.id/news/detail/pelatihan-vokasi-nasional-2026-dimulai-lebih-dari-10-ribu-peserta-ikuti-batch-i</p>
<p>The post <a href="https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/pelatihan-vokasi-nasional-2026-untuk-10-ribu-anak-muda-yang-siap-terjun-ke-dunia-kerja/">Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Dimulai untuk 10 Ribu Anak Muda yang Siap Terjun ke Dunia Kerja</a> appeared first on <a href="https://teknikjaya.co.id/news">Teknik Jaya News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://teknikjaya.co.id/news/sumber-daya-manusia/pelatihan-vokasi-nasional-2026-untuk-10-ribu-anak-muda-yang-siap-terjun-ke-dunia-kerja/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
