• Post published:June 21, 2024
  • Post author:
  • Reading time:9 mins read
5/5 - (1 vote)

Ketika kita ingin memesan spare part atau komponen yang dibubut, maka harus paham cara menghitung biaya jasa bubut sangat diperlukan untuk perencanaan anggaran yang akan dikeluarkan.

memperkirakan biaya jasa bubut
ilustrasi menghitung

Baik Anda seorang pemilik usaha, penyuka hobi, atau seorang pro di bidang manufaktur sekalipun, menguraikan biaya ini dapat membantu membuat keputusan yang tepat. Panduan berikut akan menjelaskan faktor apa saja yang mempengaruhi harga jasa bubut dan cara memperkirakan biaya keseluruhan.

Cara Menghitung Biaya Jasa Bubut

Cara menghitung biaya jasa bubut, pertimbangkanlah hal-hal penting dibawah ini :

Sediakan Detail Pekerjaan dan Cari Beberapa Penawaran

Jelaskan dengan rinci jenis material, desain drawing, toleransi, dan kebutuhan visual komponen. Semakin rinci spek maka akan semakin akurat perkiraan biaya jasa bubut.

Hubungi lebih dari satu bengkel bubut untuk mendapatkan penawaran. Berikan spek detail anda dan minta break down biaya. Ini sangat membantu saat membandingkan harga dan layanan yang ditawarkan.

Analisa Penawaran & Estimasikan Waktu Pengerjaan

Evaluasi penawaran berdasarkan faktor yang sudah dibahas diatas. Perhatikanlah biaya di luar dugaan atau tambahan. Pertimbangkan reputasi bengkel bubut dan kualitas kerjanya, bukan hanya harga saja. Ingat, ada harga ada kualitas, begitu sebaliknya.

Pertimbangkan waktu penyelesaian produk yang ditawarkan oleh workshop bengkel. Pengiriman yang lebih cepat mungkin perlu biaya tambahan. Oleh sebab itu seimbangkan kebutuhan waktu dengan anggarannya.

Anggarkan Biaya Tak Terduga

Selalu sertakan cadangan dalam anggaran dalam memperkirakan biaya bubut yang tidak terduga. Proyek pengerjaan part dapat menghadapi tantangan yang tidak disangka yang mungkin meningkatkan biaya akhirnya.

Contoh Cara Menghitung Biaya Jasa Bubut

Sebuah benda kerja berbahan dasar tembaga berdiameter 32 mm dengan panjang 150 mm memakan waktu pengerjaan 6 jam kerja. 6 jam kerja tersebut dibagi menjadi dua pengerjaan. Pertama, pengerjaan di mesin bubut manual selama 4 jam, dan berikutnya di mesin milling selama 2 jam kerja.

Maka cara menghitung jasa bubut adalah = Harga material + biaya produksi man power + biaya tak terduga. Berikut detailnya :

  • Harga material senilai Rp. 150.000.
  • Harga biaya man power mesin bubut = 30.000 per jam
  • Harga biaya man power mesin milling = 25,000 per jam.
  • Biaya tak terduga misalnya kita ambil 10% dari harga material.

Maka biaya jasa bubut yaitu :
Rp. 150.000 + (Rp. 30.000 x 4) + (Rp. 25.000 x 2) + (10% x Rp. 150.000) = Rp. 335.000 (tiga ratus tiga puluh lima ribu rupiah).

Biaya man power diatas sudah mencakup biaya cutting tool, biaya listrik, biaya alat bantu, kerumitan desain, dan overhead harian. Seharusnya contoh diatas sudah bisa jelas menggambarkan menghitung biasa jasa bubut. Selanjutnya apa saja faktor yang dapat mempengaruhinya, simak dibawah ini.

Faktor yang Mempengaruhi Menghitung Biaya Jasa Bubut

cara menghitung biaya jasa bubut
Proses machining di bengkel bubut

Beberapa poin utama sangat berkontribusi pada biaya keseluruhan jasa bubut. Mengetahui faktor-faktor ini dapat membantu kita mendapatkan perkiraan yang lebih akurat dan menghindari pengeluaran berlebihan.

Jenis Material yang Digunakan

Material yang dipilih sangat mempengaruhi biaya jasa bubut. Berbagai material memiliki biaya dan kompleksitas mesin yang berbeda. Misalnya:

  • Logam: Logam umum seperti aluminium dan baja relatif terjangkau, sementara titanium, stainless, bahkan baja bisa lebih mahal ongkosnya.
  • Plastik: Material seperti ABS atau nilon lebih murah karena mudah dikerjakan saat machining.
  • Khusus: Material khusus, seperti keramik atau komposit, seringkali memiliki biaya lebih tinggi karena kesulitan pengerjaannya dan penyebab pahat cepat aus.

Kerumitan Pekerjaan atau Desain

Semakin rumit dan sulit desain pekerjaan, maka semakin mahal pula biayanya. Bentuk yang rumit, toleransi yang presisi, dan fitur visual kehalusan detail memerlukan waktu dan effort yang lebih. Hal ini yang meningkatkan harga jual.

Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan meliputi:

  • Kompleksitas atau Kerumitan geometris : sebagai gambaran saja, bentuk silinder sederhana lebih murah dibandingkan dengan bagian yang rumit dan multifaset.
  • Toleransi: Toleransi yang lebih ketat membutuhkan pengerjaan dan kontrol kualitas yang lebih teliti. Dengan toleransi sekelas micro bahkan micron, ini yang dapat membuat waktu pengerjaan semakin lama.
  • Kebutuhan finishing: Visual sebuah produk jadi bisa sangat berpengaruh terhadap harga. Proses tambahan seperti pengamplasan, poles pelapisan, atau perlakuan panas menambah biaya jasa bubut.

Jumlah Part yang  Diproduksi (volume)

Volume spare part yang dibutuhkan memiliki pengaruh langsung pada biaya per unit. Biasanya, volume yang tinggi (banyak), maka menghasilkan biaya per komponen yang lebih murah. Hal ini karena skala ekonomi. Namun, untuk partai kecil atau satuan, biaya penyiapan seperti setting mesin dan sebagainya dapat membuat harga per part lebih tinggi.

Waktu Pengerjaan Ketika Memperkirakan Biaya Jasa Bubut

Waktu adalah faktor utama dalam menentukan biaya. Semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk membubut produk, maka semakin mahal biayanya. Waktu pengerjaan dipengaruhi oleh:

  1. Kemampuan mesin: Material yang lebih keras membutuhkan waktu lebih lama untuk dikerjakan.
  2. Ukuran komponen: Komponen yang lebih besar memerlukan lebih banyak waktu.
  3. Penggantian alat: Penggantian alat yang sering dapat meningkatkan waktu dan biaya.
  4. Alat dan Listrik: Biaya listrik menjadi pertimbangan besar dalam penentuan biaya jasa bubut.

Biaya Man Power (Tenaga Kerja)

Skill dan pengalaman operator mesin berperan dalam biaya sebuah produk. Semisal, tukang bubut yang terampil mendapatkan upah lebih tinggi, yang dapat tercermin dalam harga jasa. Selain itu, lokasi geografis mempengaruhi tarif tenaga kerja, dengan harga yang bervariasi antar wilayah. Sebagai contoh perbandingan UMK daerah jawa barat dibandingkan dengan jawa tengah, sudah pasti biaya akan lebih mahal di jawa barat.

Peralatan dan Overhead

Jenis mesin bubut yang dipakai dan biaya overhead bengkel pun ikut mempengaruhi harga. Pengerjaan dengan mesin bubut CNC yang presisi tentunya lebih mahal untuk dioperasikan dan dipelihara dibandingkan mesin bubut manual. Akan tetapi jasa bubut CNC menawarkan akurasi dan volume hasil yang lebih baik. Overhead sebuah workshop bengkel seperti biaya sewa, cutting tool dan biaya administrasi juga sangat diperhitungkan dalam tarif jasa bubut.

Kesimpulan

Cara menghitung biaya jasa bubut melibatkan pemahaman banyak faktor, dari mulai pemilihan bahan material sampai biaya man power (tenaga kerja). Dengan mendefinisikan spek dengan jelas, mencari beberapa penawaran di tempat lain, juga menganalisa detailnya, maka dapat mencapai perkiraan yang benar.

Hal semacam ini tidak cuma membantu dalam merencanakan anggaran, tapi juga memastikan kita mendapatkan nilai terbaik. Baik kita yang sedang mengerjakan proyek kecil atau produksi masspro, informasi mengenai poin-poin biaya jasa bubut ini sangat penting untuk perencanaan dan pelaksanaan yang tepat guna.

Author